Komisi A Sepakat Pemantauan Orang Asing Jadi Kerja Bareng

WhatsApp Image 2023 12 18 at 17.49.40 (1)

PIMPIN PERTEMUAN : Sekretaris Komisi A Juli Krisdianto bersama Sekretaris Badan Kesbangpol Jatim Nurul Ansori memimpin pertemuan terkait pemantauan orang asing.(foto: azam addin)

SURABAYA – Pemantauan orang asing tidak bisa dilakukan secara parsial. Pun peran keimigrasian dari Kementerian Hukum dan HAM sangat besar dalam mengeluarkan surat izin tinggal. Supaya pemantauan bisa lebih maksimal maka ada kerja sama dari pemerintah daerah, pusat (Imigrasi), serta dari TNI-Polri.

Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Komisi A DPRD Jateng dengan Badan Kesatuan Kebangsaan Politik (Kesbangpol) Prov. Jawa Timur, Senin (18/12/2023). Tujuan utama kunjungan tersebut mengenai pemantauan orang asing. Jawa Timur dipilih mengingat provinsi tersebut terlebih Surabaya sebagai daerah kedua setelah Jakarta kunjungan orang asing.

“Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memantau orang asing sebagai deteksi dini. Pada dasarnya keberadaan orang asing  harus memiliki manfaat untuk negara. Dimaksud orang asing itu dia bersifat perorangan, Lembaga serta yang berkantor atau tidak berkantor di Indonesia, termasuk yang melakukan penelitian. Daerah harus mendata. Bagaimana Jawa Timur ini mendata ini semua,” ucap Sekretaris Komisi A Juli Krisdianto.

Sekretaris Badan Kesbangpol Jatim Nurul Ansori menjelaskan, dalam pemantauan orang asing sudah memiliki landasan hukum yakni Perda No 8/2017. Termasuk sudah ditindaklanjuti melalui peraturan gubernur.

Diakuinya banyak kendala dalam pemantauannya, termasuk koordinasi dengan Kantor Imigrasi. Data orang asing banyak disuplai dari lembaga lain yakni milik TNI dalam hal ini Bais. Dari data yang masuk sampai Juli tercatat ada 86.423 orang. Jumlah itu merupakan orang asing yang masuk ke Jatim melalui Bandara Djuanda, Surabaya. Dari jumlah itu paling banyak dari Malaysia, China, dan Singapura.

“Kesulitan koordinasi kami dengan Keimigrasian adalah tujuan mereka itu ke mana? Ini yang belum bisa kami dapatkan datanya. Dalam pemantauannya pun kami berkoordinasi dengan TNI-Polri serta kabupaten kota,” ucapnya.

Turut disinggung pula keberadaan orang asing yakni pengungsi. Provinsi Jatim juga ada penampungan pengungsi terutama dari Afganistan sebanyak 246 orang. Disusul kemudian dari Iran, Irak, dan Somalia. “Perhatian kami pada pengungsi. Provinsi tidak ada anggaran dalam mengalokasikan untuk pengungsi,” ucapnya.(azam/priyanto)

Berita Terkait

  • Penuhi Hak Informasi Masyarakat, LPPL Perlu Dioptimalkan

    ​SALATIGA – Komisi A DPRD Provinsi Jateng memantau Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di Kabupaten Boyolali dan Kota Salatiga, Rabu hingga Kamis (14-15/1/2026). Langkah itu diambil untuk memastikan radio milik pemerintah daerah tetap optimal dalam mendiseminasikan informasi pembangunan di tengah gempuran era digital.

  • Lima ASN Setwan Jateng Dilantik Gubernur

    SEMARANG – Gubernur Ganjar Pranowo melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng, Jumat (7/8/2020). Pelantikan dilakukan secara virtual dipusatkan di Grhadika Bakti Praja. Turut hadir Wagub Taj Yasin dan Pj Sekda Heru Setiadhie.

  • IDUL FITRI 2023: Personel Posko Harus Bugar Atur Kelancaran Mudik

    UNGARAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Ferry Wawan Cahyono turut mengecek kesiapan Pos Pengamanan OPS Ketupat Candi 2023 Polres Semarang di Exit Tol Uangaran, Kamis (20/4/2023). Kedatangan Wakil Ketua DPRD Jateng itu disambut Komandan Posko OPS Tri Budi bersama anggotanya baik dari Polri maupun TNI. Tiba di lokasi, Ferry langsung menanyakan kegiatan Operasi Ketupat Candi 2023 di wilayah Polres Semarang khususnya di pos Exit Tol Ungaran. Pengecekan dilakukan pada petugas dan kelengkapan Pos Pam hingga sarana prasarana yang mendukung Ops Ketupat Candi 2023.

  • Dua RSJD Mampu Cetak Pendapatan Positif

    SURAKARTA – Kinerja pendapatan RSJD Arif Zainudin Surakarta dan RSJD Soedjarwadi Klaten mendapat sorotan Komisi C DPRD Provinsi Jateng. Secara umum, pencapaian pendapatan kedua rumah sakit itu dinilai positif, meski masih terdapat sejumlah catatan untuk peningkatan layanan dan optimalisasi potensi pendapatan.

  • Perkuat Bapemperda, Optimalkan Prolegda

    GEDUNG BERLIAN – Mendapatkan kunjungan dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Purbalingga, Ketua Bapemperda DPRD Jateng Yudi Indras Wiendarto mengajak para legislator untuk memperkuat Bapemperda dengan menyusun rencana kerja (renja) yang optimal. Ia menjelaskan, untuk menentukan renja, tentu juga harus disesuaikan dengan tatib DPRD yang berlaku sehingga pelaksanaan kerja Bapemperda dari mulai pengkajian hingga pembahasan menjadi jelas perencanaannya.