KBH di Kabupaten Pekalongan Mampu Sumbang PAD

IMG 20190402

SAMBANGI KEBUN. Komisi C DPRD Jateng saat berkunjung ke KBH Karanganyar di Kabupaten Pekalongan, Selasa (2/4/2019). (foto sunu andhy purwanto)

KAJEN – Komisi C DPRD Jateng kali ini tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat mengunjungi Kebun Benih Hortikultura (KBH) Karanganyar Kabupaten Pekalongan, Selasa (2/4/2019).  Menurut Anggota Komisi C DPRD Jateng Sarwono KBH dengan lahan hanya 3,1 hektare merupakan salah satu kebun milik Pemprov Jateng yang kinerjanya bagus.  

“Dengan lahan yang tak terlalu luas, hanya 3,1 hektare, KBH Karanganyar yang mengembangkan benih durian, kelengkeng, dan buah naga sebagai andalannya, pada tahun lalu dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 98 juta lebih. Realisasi penerimaan itu melebihi target (130,1%) yang ditetapkan hanya sebesar Rp 75 juta,” katanya.

Ia menambahkan idealnya sebuah KBH dilengkapi dengan laboratorium yang bisa digunakan untuk pengembangan kultur jaringan. Disamping itu juga bermanfaat untuk pengabdian masyarakat, melaksanakan fungsi sosial dari KBH, sehingga masyarakat akademis dan masyarakat sekitar kebun dapat belajar langsung.

Senada, Anggota Komisi C, Ahmad Ridwan, menambahkan, dibanding kebun-kebun milik Pemprov lainnya, KBH Karanganyar dengan pengembangan bibit unggul buah naga, durian, dan kelengkeng maupun unit produksi buah, memiliki potensi besar sehingga realisasi pendapatannya bagus. “Apalagi, pada triwulan I atau per Maret dari target Rp 85 juta sudah terrealisasi Rp 46 juta atau 56 persen dari target,” ujar Ridwan.

Hal itu sangat memungkinkan target terlampaui kembali pada 2019 ini, tambah Ridwan, mengingat saat ini masih ada stok cukup banyak untuk segera dijual. Yakni, benih durian 2.000 batang, kelengkeng 4.000 batang, jambu air 800 batang, dan rambutan 700 batang.

Data KBH Karanganyar menyebutkan, kebun dikelola oleh 4 PNS yang mengurus lahan 3,1 hektare dan bertugas mengembangkan serta memproduksi benih buah-buhan tersebut. Menurut Koordinator KBH Yantin Indrawati kebunnya sudah difungsikan sebagai wisata petik buah sejak tahun lalu. (sunu/ariel)

Berita Terkait

  • Modernisasi Peralatan BLK Guna Hasilkan Tenaga Kerja Andal

    BANJARNEGARA – Komisi E DPRD Jateng sangat mendorong upaya pembaruan alat-alat kerja serta penguasaan keterampilan dari para pendidik supaya balai Latihan kerja bisa menghasilkan calon tenaga kerja yang andal. Penegasan tersebut diungkapkan Ketua Komisi E Abdul Hamid saat memimpin rombongan berkunjung ke Balai Latihan Kerja Provinsi (BLKP) Pemprov Jateng di Kecamatan Klampok, Banjarnegara, Senin (27/2/2023).

  • Komisi A Dukung Dana Cadangan untuk Pilkada Rembang

    GEDUNG BERLIAN – Komisi A berharap jajaran DPRD Kabupaten Rembang tak perlu ragu dalam mengalokasikan dana cadangan pilkada supaya tidak memberatkan APBD. Mereka disarankan untuk segera mengumpulkan pemkab, serta KPU dan Bawaslu setempat untuk segera merumuskan anggaran dana cadangan.

  • KOMISI E: Dorong Tenaga Kerja Kompetitif dan Kompeten

    KOTA BATAM – Tingkat kompetensi dan keahlian khusus bagi para pekerja di perusahan-perusahan besar ternama menjadi tolak ukur perekrutan karena sesuai dengan tingkat penghasilan yang diterima. Kota Batam menjadi magnet bagi para jobseeker disebabkan upah yang cukup tinggi dan beberapa fasilitas yang disediakan mulai dari dormitory juga akses mudah bila ingin menghabiskan waktu ke negara tetangga, Singapura.

  • RAPAT PARIPURNA VIRTUAL: Penetapan Raperda BPR BKK & Ekraf

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna secara virtual, Senin (1/3/2021), Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Heri Pudyatmoko bersama Ferry Wawan Cahyono membuka agenda rapat mengenai laporan pansus dan persetujuan penetapan Raperda tentang Pembentukan Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) BPR BKK dan Raperda Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Jateng. Agenda pertama, Heri mempersilahkan Pansus Raperda Ekraf menyampaikan laporannya.