DPRD Banten Ingin Mengetahui Mekanisme Penyusunan Rencana Kerja

IMG 20220527 WA0016

DUA DAERAH: Wakil ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Quatly Abdulkadir Alkatari memimpin jalannya pertemuan dengan DPRD Banten di Ruang Rapat Pimpinan.(foto: setyo herlambang)

GEDUNG BERLIAN – Wakil ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Quatly Abdulkadir Alkatari beserta dua anggota Jasiman (Komisi E) dan Padmasari Mestikajati (Komisi C) menerima kunjungan dari DPRD Provinsi Banten, Jumat ( 27/5/2022).

Kunjungan ini membahas tentang mekanisme penyusunan dan penetapan agenda DPRD serta membangun sinergi dalam kebijakan dalam penyusunan tugas dan wewenang DPRD.

Dalam kesempatan ini, anggota DPRD Banten Imanudin S Karis menanyakan terkait bagaimana penyusunan rencana kerja antara Badan Musyawarah (Banmus) dengan fungsi kedewanan yang lain. Dia mengakui selama ini Banmus di DPRD Banten belum begitu maksimal.  

“Bagaimana DPRD Provinsi Jawa Tengah menyusun rencana kerja Banmus dengan yang rencana kerja yang lainnya? Karena kami di Banten melihat Banmus kurang dilirik dibanding dengan yang lain,” kata politikus Partai Demokrat.

Melihat hal itu, Quatly selaku pimpinan rapat mengatakan, di DPRD Jawa Tengah selalu ada workshop pada akhir tahun yang bertujuan untuk merancang kegiatan kedewanan selama setahun ke depan. Selanjutnya dari hasil workshop tersebut, Banmus kemudian merancang kegiatan selama setahun berikutnya dan kegiatan tiap bulan. Dalam merancang kegiatan itu masing-masing perwakilan fraksi wajib mengikutinya.

“Ada berbagai macam kegiatan DPRD yang perlu dipikirkan bersama seperti fungsi pengawasan yang bertujuan untuk mengawasi eksekutif, fungsi budgeting untuk mengatur anggaran terkait kunjungan kerja dalam daerah maupun luar daerah. Setelah itu kita agendakan untuk membreakdown acara tahunan pada saat tiap bulan yang bertujuan untuk melhat dan mengatur jadwal,” ujar anggota dari Fraksi PKS.(rafdan/priyanto)

Berita Terkait

  • Pembangunan Infrastruktur untuk Kesejahteraan Rakyat

    PEKALONGAN – Terhambatnya pembangunan infrastruktur akibat kondisi pandemi Covid-19 menjadi topik hangat dalam acara ‘Spesial Dialog Parlemen’ di Lobby Hotel Horison Kota Pekalongan, Kamis (18/3/2021) sore. Dalam dialog itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman mengakui adanya hambatan tersebut karena sekitar Rp 2,5 triliun alokasi untuk infrastruktur di refocusing dalam upaya penanganan Covid-19 di Jateng pada 2020.

  • PSIS Semarang Audiensi ke DPRD

    GEDUNG BERLIAN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menerima audiensi dari Manajemen PSIS Semarang dan suporter Panser Biru di ruang rapat Komisi E, Senin (4/1/2021). Saat berdiskusi dengan jajaran Komisi E, Ketua Panser Biru Kepareng memohon kepada DPRD untuk mendorong Pemprov Jateng agar PSIS dapat segera memanfaatkan Stadion Jatidiri Semarang, yang sudah hampir 4 tahun ini direnovasi.

  • LPj Bankeudes Diselesaikan Clear dan Clean

    PEMALANG – Menindaklanjuti hasil pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan terkait dana bantuan keuangan pemerintah desa dalam rangka pengembangan kawasan wisata yang belum lengkap laporan pertanggungjawabannya.

  • Komisi A Sepakat Hotel Pringgosari Dioptimalkan

    KARANGANYAR – Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah mendukung Upaya pengoptimalan asset guna menambah pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu aset yang menjadi perhatia serius adalah Hotel Pringgosari yang berada di Kawasan objek wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar.