Digelar, Fit & Proper Test Calon KPID Jateng

IMG 20210129 WA0040

UJI CALON. Komisi A DPRD Provinsi Jateng saat menguji para calon anggota KPID periode 2021-2024 di Lantai 4 Ruang Banggar, Gedung Berlian, Kota Semarang, Jumat (29/1/2021). (foto humas)

GEDUNG BERLIAN – Komisi A DPRD Provinsi Jateng menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit & proper test) bagi Calon Anggota KPID periode 2021-2024. Ujian itu dilaksanakan maraton selama 2 hari mulai Jumat (29/1/2021) hingga Sabtu (30/1/2021) di Ruang Banggar, Gedung Berlian, Kota Semarang.

Sebelumnya, pada Kamis (28/1/2021) lalu dilakukan pengambilan nomor urut ujian. Dalam kegiatan itu, tercatat ada 14 nama calon yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi penyiaran, dan wartawan. 

Saat ujian berlangsung, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng Mohammad Saleh mempersilahkan anggotanya memberikan tanggapan dan pertanyaan, setelah calon nomor urut 1 hingga 7 yakni Anas Syahirul Amin, Sonakha Yuda Laksono, Nugroho Budi Raharjo, Muhammad Aulia Assyahidin, Imam Nuryanto, Edi Faisol, dan Isdiyanto memaparkan ide/ gagasannya soal penyiaran daerah dihadapan Komisi A. Dari 7 calon yang hadir itu pada Jumat (29/1/2021), semua tanggapan dan pertanyaan yang diberikan telah disikapi dengan baik oleh para calon.

Seperti saat para calon memaparkan mengenai fungsi penyiaran. Beberapa diantaranya mencerdaskan, menjernihkan, peningkatan wawasan, dan mempertegas arah penyiaran sesuai nilai-nilai bangsa.

Menanggapi hal itu, Mohammad Saleh mengatakan bahwa pengawasan dalam penyiaran di daerah memerlukan sistem pengamatan berjaringan. Selain itu, saat melakukan siaran lokal harus mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat.

“Lembaga penyiaran lokal memberikan konten siaran yang mencerahkan bagi masyarakat,” kata Politikus Golkar itu.

Fit & Proper Test bagi Calon Anggota KPID Provinsi Jateng untuk masa jabatan 2021-2024 akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (30/1/2021) sekitar pukul 10.00 di Ruang Banggar Gedung Berlian. Pada hari itu, giliran calon nomor urut 8 sampai 14 menjalani ujiannya. Mereka diantaranya Ari Yusmindarsih, Edi Pranoto, Asih Budiastuti, Yogyo Susaptoyono, Valentina Estiningsih, Achmad Junaidi, dan Dini Inayati. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Aliansi Jateng Guyub Sampaikan Aspirasi ke DPRD & Pemprov Jateng

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng membuka ruang dialog untuk mengawal tuntutan yang disampaikan Aliansi Jateng Guyub kepada Pemerintah Provinsi. Sejumlah aspirasi warga dari berbagai daerah itu pun mulai ditindaklanjuti, mulai dari persoalan penyediaan truk angkutan tebu hingga peninjauan aktivitas tambang Galian C

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam