DPRD Dukung Kualitas Pekerjaan & Tertib Administrasi Para Kontraktor

01 Kribo ASKONAS

SAMPAIKAN SAMBUTAN. Bambang Kribo saat memberikan sambutan sekaligus membuka Musayawarah Daerah (Musda) III  DPD Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Jateng di Hotel @hom Kota Semarang, Rabu (12/8/2020). (foto ariel noviandri) 

SEMARANG – Semua perusahaan jasa konstruksi harus mampu melaksanakan proyek pengerjaan yang berkualitas. Dengan begitu, hasil proyek tersebut dapat optimal dan bermanfaat bagi masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Bambang Kusriyanto, saat memberikan sambutan sekaligus membuka Musayawarah Daerah (Musda) III  DPD Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Jateng di Hotel @hom Kota Semarang, Rabu (12/8/2020). Ia juga mengatakan, selain pengerjaan yang berkualitas, perusahaan jasa konstruksi harus mematuhi aturan hukum yang berlaku, salah satunya tertib administrasi.

“Aturan administratif itu harus diikuti sehingga sesuai hukum yang berlaku dan pengerjaannya pun harus berkualitas. Dengan begitu, jasa konstruksi tersebut dapat bekerja secaa profesional,” kata Bambang Kribo, sapaan akrab Politikus PDI Perjuangan itu.

Dalam musda kali ini, ia mengingatkan agar keputusan yang diambil tidak berdasarkan hasil voting. Ia menilai proses voting tersebut biasanya justru menimbulkan beberapa kepentingan-kepentingan tertentu.

“Sebuah organisasi itu wadahnya harus kuat. Dalam musda ini, harus berdasarkan Sila Keempat Pancasila dan diharap jangan voting karena nanti cenderung memunculkan kelompok-kelompok,” kata Bambang Kribo.

Diakuinya, tidak mudah untuk mendirikan perusahaan jasa konstruksi. Karena, aturan yang harus ditaati terlalu banyak. 

“Untuk itulah, dari sekian asosiasi perusahaan jasa konstruksi, diharap Askonas bisa menjadi yang terbaik,” harapnya.

Sementara, Muh. Lutfi Setiabudi selaku Ketua Umum Askonas berharap DPD Askonas Jateng tetap meneladani kinerja baik dari pengurus/ ketua sebelumnya. Diharapkannya pula, setelah musda digelar, Askonas dapat selalu berupaya menjadi jasa konstruksi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

“Selama ini, saya selalu menekankan bahwa Askonas tidak fokus pada jumlah anggotanya tapi lebih pada ketaatan terhadap aturan dari pemerintah, salah satunya tertib administrasi,” kata Lutfi.

Senada, Ketua DPD Askonas Jateng Bambang Widiatmo mengatakan di era milenial ini perusahaan jasa konstruksi dituntut untuk kerja cepat dan tepat sesuai sasaran. Imbauan itu diperuntukkan kepada 29 DPC dan DPD.

“Saya berharap, dalam musda ini, dapat menelorkan keputusan-keputusan terbaik dan bermanfaat untuk DPD. Karena motto kita adalah kebersamaan,” kata Bambang Widiatmo. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Pansus Pajak Daerah Fokus Potensi Selain Kendaraan

    GEDUNG BERLIAN – Panitia Khusus (Pansus) Pajak Daerah DPRD Provinsi Jateng menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan kedua atas Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah DPRD Provinsi Jateng, Senin (15/6/2020). Rapat itu dipimpin oleh Ketua Pansus Agung Budi Margono dan Wakil Ketua Bambang Eko Purnomo serta diikuti organisasi perangkat daerah (OPD) terkait antara lain Biro Hukum dan Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda).

  • Pelantikan DPRD Jateng Periode 2019-2024

    GEDUNG BERLIAN – Ketua DPRD Jateng Dr. Rukma Setyabudi membuka rapat paripurna dengan agenda pelantikan DPRD Jateng masa jabatan 2019-2024, Selasa (3/9/2019). Dalam rapat itu, sebanyak 120 anggota dewan melakukan pengucapan sumpah/ janji wakil rakyat.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Koperasi-UMKM

    GEDUNG BERLIAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman membuka rapat paripurna, Senin (10/6/2024), dengan beberapa agenda. Diantaranya tanggapan Bapemperda terhadap Pemandangan Umum (PU) Fraksi atas Raperda Pemberdayaan & Perlindungan Koperasi-UMKM dan Persetujuan Raperda Koperasi-UMKM.

  • ASPIRASI JATENG : Refleksi Hari Pendidikan Nasional

    SURAKARTA – Ketua Komisi E Abdul Hamid menyatakan, Hari Pendidikan Nasional diharapkan menjadi momen refleksi bagi semua pihak, baik itu pemerintah, lembaga pendidikan, guru, orang tua, hingga masyarakat luas. Dalam momen ini, perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya, serta merumuskan solusi untuk perbaikan yang lebih baik di masa depan.