AMSI JATENG AWARD 2022: DPRD Jateng Menang Digital Award

20220921220506 IMG

TERIMA AWARD. Urip Sihabudin menerima Digital Award 2022 dari Amsi Jateng kategori DPRD dengan digital terbaik di Jateng, di Hall Poncowati Hotel Patra, Kota Semarang, Rabu (21/9/2022) malam. (foto ariel noviandri)

SEMARANG – Asosiasi Media Siber Indonesia (Amsi) Jateng menggelar ‘Amsi Jateng Digital Award 2022’ di Hotel Patra, Kota Semarang, Rabu (21/9/2022) malam. Dalam acara itu, DPRD Provinsi Jateng berhasil meraih penghargaan digital award.

Ada 5 nomine digital award terbaik kategori DPRD di Jateng. Diantaranya DPRD Kabupaten Brebes, DPRD Provinsi Jateng, DPRD Kota Salatiga, DPRD Kota Semarang, dan DPRD Kota Surakarta. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan dari Amsi Jateng. Penghargaan ini menjadi semangat kami untuk berkarya dan berinovasi untuk pembangunan Jateng,” kata Sekretaris DPRD Provinsi Jateng Urip Sihabudin, saat memberikan sambutan sebagai pemenang award.

Dalam acara itu, ada sejumlah kategori. Seperti disampaikan Ketua Amsi Jateng Nurkholis, pihaknya memberi penghargaan dengan 7 kategori digital terbaik di Jateng diantaranya pemkab/ pemkot, DPRD, BUMD, perguruan tinggi swasta (PTS)/ perguruan tinggi negeri (PTN), organisasi perangkat daerah (OPD), dan perusahaan swasta. Dalam kategori itu, Amsi melihat sejauh mana teknologi digital menunjang kinerja.

“Dalam penilaiannya, kami melihat traffic di website dan umpan baliknya dari masyarakat. Kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa award ini tanpa meminta sepeserpun terhadap para nominator sehingga penilaiannya bisa lebih baik,” kata Nurkholis.

Sementara, Weis Manggut selaku Ketua Amsi Pusat mengatakan kekuatan digital di Jateng sangat besar. Ia mencontohkan Pemprov Jateng memiliki aplikasi ‘Jogo Tonggo’ dalam hal penanganan Covid-19.

Dikatakannya, semasa pandemi kekuatan digital sangat diperlukan seperti pembelajaran sekolah secara online. Dalam hal ini, Amsi sangat menghargai setiap upaya digital yang telah dilakukan untuk masyarakat.

“Oleh karena itu, kolaborasi digital sangat penting sehingga menjadi kekuatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Weis.

Hadir pula dalam acara tersebut, Wagub Jateng Taj Yasin membuka secara resmi Amsi Jateng Digital Award 2022. Saat memberikan sambutan, ia mengakui perkembangan digitalisasi DPRD sangat cepat.

Disampaikannya, digitalisasi itu sangat mendukung keterbukaan informasi publik. Dan, konsumen internet di Jateng jumlahnya mencapai sekitar 28 jutaan pengguna.

“Saya berharap, dengan cepatnya digitalisasi itu, masyarakat dapat tetap menyaring kabar bohong atau hoaks yang beredar,” kata wagub.

Sebagai informasi, pemenang digital award kategori perusahaan swasta di Jateng dimenangkan Polytron, perguruan tinggi negeri diraih UNS, perguruan tinggi swasta diraih UKSW, BUMD diraih Bank Jateng, OPD dimenangkan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, DPRD diraih DPRD Provinsi Jateng, dan Pemkab/ Pemkot diraih Pemkot Semarang. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • FOCUS GROUP DISCUSSION : Manajemen BUMDES Perlu Diperbaiki

    UNGARAN – Kiprah Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes sebagai lembaga pengungkit perekonomian desa melalui peningkatan layanan umum dan mengoptimalkan aset desa patut terus didorong. Dengan demikian perekonomian di desa bisa berputar sehingga bisa menjadi salah satu pilar penyokong perekonomian daerah. Pun pada pemanfaatan hasil usaha BUMDes bisa untuk mewujudkan kemandirian desa dan meningkatkan kesejahteraan warganya.

  • Pelayanan Aplikasi Daring Jadi Upaya Mendongkrak PAD

    CIREBON – Pendapatan daerah lewat pajak kendaraan bermotor (PKB) selama masa pandemi Covid-19 belum menunjukkan signifikan. Guna mendongkrak pendapatan dari pajak bermotor maka pelayanan pembayaran melalui aplikasi daring maupun lewat sistem pungut pos di beberapa kelurahan perlu ditingkatkan.

  • Pentingnya Evaluasi Target Pendapatan 2027 yang Realistis

    SURAKARTA – Rapat Koordinasi Pendapatan Tahun 2027 yang diselenggarakan Bapenda Provinsi Jateng di Kota Surakarta, Selasa (7/4/2026), menjadi ajang penting bagi pemerintah daerah untuk membahas langkah strategis meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Acara itu dihadiri Pimpinan DPRD Jateng, Badan Anggaran, Gubernur & Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah.

  • PRIME TOPIC: Diperlukan Sinergi Tangani PMK

    SEMARANG – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) telah menjadi perhatian serius Pemprov Jateng. Karena itu diperlukan sinergi antara pemerintah, peternak, dan pihak-pihak terkait supaya penyakit yang disebabkan dari virus apthovirus bisa segera tertangani dan tidak menyebar. Penyakit ini menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kambing, kerbau, domba, dan babi.