DPRD Dukung Percepatan Program Vaksinasi

IMG

BERI SEMBAKO. Padmasari Mestikajati memberikan bantuan sembako berupa beras kepada salah satu peserta vaksin di Yellow Clinic, Kantor DPD I Partai Golkar Jateng, Jalan Kyai Saleh Kota Semarang, Kamis (5/8/2021). (foto ariel noviandri)

SEMARANG – Guna mempercepat program vaksinasi, sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jateng melalui partai politik (parpol) nya ikut terlibat dalam pemberian vaksin gratis bagi masyarakat. Seperti saat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng, dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jateng menggelar vaksinasi di halaman kantornya masing-masing.

Di Kantor PKS Jateng, program vaksinasi dilaksanakan pada Sabtu (17/7/2021) dengan kuota sebanyak 800 vaksin. Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Jateng Agung Budi Margono mengatakan program itu dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 PKS Jateng yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng.

“Terima kasih Tim Satgas Covid PKS Jateng yang menyelenggarakan vaksin gratis bagi masyarakat,” katanya yang juga Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng melalui akun media sosialnya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Halaman Kantor PKB Jateng pada Sabtu (24/7/2021) atau sehari setelah acara Harlah PKB. Peserta vaksinasi di kantor PKB itu diikuti banyak pihak, mulai masyarakat umum dan sekitar kantor, jamaah gereja, pengurus NU dan badan otonomnya. Peserta vaksin juga mendapatkan bingkisan paket sembako dan vitamin.

Sementara, DPD I Partai Golkar Jateng kembali membuka ‘Yellow Clinic’ untuk memberikan vaksinasi dan membagikan sembako untuk masyarakat umum, Kamis (5/8/2021). Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jateng Mohammad Saleh mengatakan kegiatan itu merupakan partisipasi partai dalam upaya ‘serbuan vaksin’ agar lebih merata.

“Kegiatan itu tidak hanya dilakukan di DPD I Jateng saja tapi juga ke sejumlah kabupaten/ kota. Kira-kira sudah sekitar 100 ribuan vaksin diberikan ke masyarakat Jateng,” ujarnya, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng, di sela-sela pantauan kegiatan vaksinasi di Yellow Clinic.

Soal masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang oleh pemerintah pusat, ia meminta masyarakat tetap mematuhinya guna meminimalisir penyebaran Covid-19. Ia meyakini, dengan adanya PPKM itu, kondisi pandemi saat ini dapat segera diredam.

“Dengan adanya PPKM ini, kita meyakini bahwa kondisinya semakin lama akan semakin baik sehingga kita disiplin bersama-sama dan insya Allah pandemi ini akan segera berakhir,” harapnya, didampingi Anggota Fraksi Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Padmasari Mestikajati. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Aliansi Jateng Guyub Sampaikan Aspirasi ke DPRD & Pemprov Jateng

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng membuka ruang dialog untuk mengawal tuntutan yang disampaikan Aliansi Jateng Guyub kepada Pemerintah Provinsi. Sejumlah aspirasi warga dari berbagai daerah itu pun mulai ditindaklanjuti, mulai dari persoalan penyediaan truk angkutan tebu hingga peninjauan aktivitas tambang Galian C

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam