Pemasangan Lampu Jalan Lasem-Sale Perlu Diperhatikan

IMG 20190410 WA0005

PROYEK LAMPU. Komisi D DPRD Jateng saat memantau proyek PJU di Ruas Jalan Provinsi Lasem-Salem, Kabupaten Rembang, Rabu (10/4/2019). (foto hanif azam)

REMBANG – Komisi D DPRD Jateng berharap pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Provinsi Lasem-Salem lancar tanpa hambatan yang berarti. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Jateng Dr Alwin Basri, saat meninjau lokasi pemasangan PJU.

“Semoga lancar dan sesuai dengan perencanaan, ini sudah baik. 30 Lampu PJU itu semoga nantinya bisa optimal membantu masyarakat. Disini kalau malam Gelap,” katanya, Rabu (10/4/2019).

Alwin Basri saat memimpin rombongan Komisi D ke Proyek PJU di Ruas Lasem-Salem Kabupaten Rembang, Rabu (10/4/2019). (foto hanif azam)

Ia menjelaskan pemasangan Lampu PJU itu adalah salah satu bagian dari penyelesaian peningkatan jalan yang dikerjakan Pemerintah Provinsi untuk ruas Lasem-Sale. “PJU itu nantinya bisa memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat ketika melintas Jalan Provinsi Lasem-Sale tersebut karena jalan sudah kelihatan,” ungkap Politikus PDI Perjuangan, yang mewakili Masyarakat Pati dan Rembang.

Lebih lanjut, Alwin mengatakan, peninjauan langsung ke titik lokasi pemasangan lampu PJU itu merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh DPRD Jateng melalui Komisi D untuk mengawal kegiatan tersebut. “Dinas Perhubungan Jateng pada 2019 ini berencana untuk mengadakan pemasangan 30 Lampu PJU di Ruas Lasem-Sale. (azam/ariel)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Aliansi Jateng Guyub Sampaikan Aspirasi ke DPRD & Pemprov Jateng

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng membuka ruang dialog untuk mengawal tuntutan yang disampaikan Aliansi Jateng Guyub kepada Pemerintah Provinsi. Sejumlah aspirasi warga dari berbagai daerah itu pun mulai ditindaklanjuti, mulai dari persoalan penyediaan truk angkutan tebu hingga peninjauan aktivitas tambang Galian C

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam