BERITA KOMISI B

  • UMKM Butuh Permodalan & Pemasaran Produk

    TEMANGGUNG – Pertumbuhan usaha mikro kecil menengah (UMKM) atau biasa dikenal dengan industri rumahan di Jateng sangat tumbuh pesat. Data dari Dinas Koperasi dan UMKM Jateng tercatat ada 4.174.210 unit menyebar di semua kabupaten/kota. Jumlah tersebut menggambarkan kesadaran masyarakat untuk berwirasusaha cukup besar.

  • PRIME TOPIC: Dukung Penguatan Sektor Pertanian Jateng

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng tetap mendukung pemprov dalam upaya penguatan sektor pertanian. Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sumanto dalam ‘Dialog bersama Parlemen – Prime Topic’ dengan tema Kebijakan Pertanian untuk memperkuat Swasembada Beras di Jateng’ di Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Jumat (26/3/2021).

  • Fungsi Pengawasan DPRD Harus Optimal

    UNGARAN – Anggota DPRD Jawa Tengah Kartika Diah Permatasari dan Benny Karnadi sepakat fungsi pengawasan yang dimiliki DPRD harus optimal. Penegasan Diah dan Benny tersebut dilontarkan saat menjadi narasumber dalam dialog radio yang disiarkan Rasika USA FM, Selasa (16/3/2021). Tema pengawasan diambil dalam kesempatan tersebut yang bebarengan dengan masa reses DPRD Jateng.

  • Keluar Masuk Ternak Perlu Pengawasan Ketat

    SRAGEN – Akses jalan tol, selain mempermudah percepatan arus transportasi, ternyata membawa dampak buruk terhadap pengawasan lalu lintas ternak keluar masuk ke Provinsi Jateng. Pasalnya, sekarang sudah sangat jarang truk pengangkut ternak yang mendatangi Pos Lalu Lintas Ternak (PLLT) untuk proses screening atau penyaringan secara ketat agar kualitas ternak tetap terjaga dan terhindar dari penyakit menular.

  • Perlu, Penguatan Fungsi Balai Benih

    MUNGKID – Selama ini, peran balai benih milik Pemprov Jateng belum menunjukkan perannya untuk pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan masyarakat. Melihat kondisi itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng menilai perlu adanya penguatan fungsi sehingga kinerja balai benih dapat berperan maksimal.

  • Cadangan Beras Jateng Capai 876 Ribu Ton

    UNGARAN – Kondisi ketahanan pangan di Jateng sampai Maret 2021 masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Cadangan beras mencapai 876.812 ton, sementara stabilitas komoditas kedelai bisa terkendali. Namun permasalahan arus bawah sektor pertanian dan peternakan harus diselesaikan karena belum mengalami kemajuan yang signifikan, di antaranya masih adanya petani yang kesulitan mendapatkan pupuk.

  • DPRD Minta Vaksinasi Covid-19 Merata

    UNGARAN – Strategi pemulihan dan pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi terus diupayakan melalui pemerintah pusat diteruskan di seluruh daerah termasuk Provinsi Jawa Tengah. Hal tersebut menjadi perbincangan hangat dalam dialog radio yang disiarkan langsung di LPPL Rasika USA 105.6 FM, Kabupaten Semarang, Jumat (19/2/2021) dipandu host Harris WB. Dalam acara itu bertindak sebagai narasumber Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto, anggota Komisi B dokter Sholeha Kurniawati dan Dyah Kartika Permatasari, dan anggota Komisi E Ida Nurul Farida.

  • DPRD Dukung Program Pemerintah Tangani Covid-19

    UNGARAN – Pandemi Covid-19 membawa dampak yang luas bagi sektor perekonomian, pendidikan, sosial, pembangunan, sampai pariwisata. Guna meringankan beban masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng melakukan beberapa langkah untuk memulihkan semua sektor yang terdampak. DPRD pun turut andil mendukung berbagai keputusan dan kebijakan penanganan Covid-19 baik dari pemerintah pusat sampai tingkat daerah.

  • Hasilkan Produk Unggulan, Kebun Benih Perlu Riset & Penelitian

    WONOGIRI – Dari pantauan Komisi B DPRD Provinsi Jateng ke Kebun Benih Palawija Sidoharjo Kabupaten Wonogiri, Rabu (27/1/2021), terlihat bahwa produk pertanian yang dihasilkan belum mampu meningkatkan animo petani untuk membelinya. Penilaian itu ditegaskan oleh Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sumanto karena sampai sekarang hampir semua Kebun Benih milik Pemprov Jateng hanya sekedar bertahan hidup.