Jaga Stabilitas Daerah dengan Perkuat Sinergi Antarlembaga

IMG

SOAL SINERGI. Komisi A DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pentingnya sinergi jaga kondusivitas daerah di Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Boyolali, Senin (6/10/2026). (foto bintayi setiawati)

BOYOLALI -Dalam rangka penguatan sinergi untuk menjaga kondusivitas daerah, Komisi A DPRD Provinsi Jateng melakukan kegiatan monitoring ke daerah, salah satunya Kabupaten Boyolali. Kegiatan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi A, Mukafi Fadli, berkunjung ke Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Boyolali, Senin (6/10/2026).

Dalam kunjungan itu, Komisi A didampingi oleh Sekretaris Satpol PP Provinsi Jateng Retno Fajar Astuti beserta jajaran Badan Kesbangpol Provinsi Jateng. Rombongan diterima Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Boyolali Sutanto dan Kepala Satpol PP Kabupaten Boyolali Utatik.

Saat berdiskusi, Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng Mukafi Fadli menyampaikan bahwa tujuan kunjungan tersebut untuk memastikan sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten menjaga ketertiban umum, ketentraman masyarakat, dan kesiapan menghadapi agenda pesta demokrasi ke depan.

1001200051

“Boyolali menjadi salah satu daerah yang penting untuk kita lihat sinerginya. Bagaimana peran Kesbangpol dan Satpol PP dalam menjaga kondusivitas wilayah harus terus diperkuat, apalagi menjelang Pilkades Serentak 2027, Pileg, dan Pilkada. Kuncinya adalah kolaborasi,” ujar Mukafi.

Sementara itu, Utatik menyampaikan struktur dan pencapaian kinerja Satpol PP Kabupaten Boyolali sesuai Perbup Nomor 32 Tahun 2024. Dikatakan, pihaknya saat ini memiliki 4 bidang yakni Penegakan Produk Hukum Daerah, Tibumtranmas, Linmas, dan Damkar Penyelamatan.

Ia menjelaskan fokus penegakan perda di Kabupaten Boyolali meliputi penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di zona merah, reklame liar yang tidak berizin, dan membahayakan, serta penyakit masyarakat (Pekat) seperti PGOT, peredaran miras sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2025, dan indikasi prostitusi di tempat kos, panti pijat, dan karaoke.

1001200053

“Sepanjang 2026, kami telah melaksanakan 19 kali patroli pekat, 17 kali penertiban PKL dan reklame, serta 135 kali sosialisasi dan 45 kali operasi gabungan pemberantasan rokok ilegal bersama Bea Cukai, TNI dan Polri,” jelas Utatik.

Selain penegakan, Satpol PP Kabupaten Boyolali juga aktif dalam peningkatan kapasitas SDM Satlinmas melalui pelatihan PBB, penanggulangan bencana, dan mendukung program-program prioritas Bupati Boyolali. Diantaranya Damkar di 5 eks Kawedanan, dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan pengelolaan pariwisata.

Usai pemaparan dari Satpol, dilanjut dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Boyolali. Dalam hal ini, Sutanto mengaku siap bersinergi dengan semua pihak. Termasuk Satpol PP, TNI, Polri, KPU, Bawaslu dan Dispermasdes untuk menjaga stabilitas daerah.

Kunjungan diakhiri dengan diskusi dan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi antara DPRD Provinsi, Satpol PP Provinsi, Badan Kesbangpol Provinsi, dengan jajaran di Kabupaten Boyolali. Dengan begitu dapat menciptakan iklim di Provinsi Jateng yang aman, tertib, dan kondusif. (danik/red.)

Info Lainnya