KINERJA KEUANGAN. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran Bank Jateng Pekalongan, Kamis (30/11/2023), membahas kinerja keuangan. (foto dewi kembangarum)
PEKALONGAN – Dalam kegiatan monitoring perkembangan dan pengelolaan BUMD bidang perbankan, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyambangi Kantor Bank Jateng Cabang Pekalongan, Kamis (30/11/2023). Saat berdiskusi, Ony Suharsono selaku Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri, & Unit Usaha Syariah Bank Jateng menjelaskan kinerja Bank Jateng (secara umum) terus mengalami pertumbuhan signifikan.
Hal itu terlihat dari penyaluran kredit ritel dan UMKM yang terus mengalami pertumbuhan. Datanya menyebutkan, pada 2022 angka kredit sebesar Rp 12,78 triliun dan hingga Oktober 2023 naik menjadi Rp 15,15 triliun. Rasio non-performing loans (NPL/ kredit macet) pada 2022 sebesar 2,52% dan hingga Oktober 2023 sebesar 2,94%.
“Untuk Cabang Pekalongan dan Pemalang, persamaannya adalah potensi kredit di pantura masih cukup bagus,” katanya.

Untuk kinerja keuangan di Kantor Bank Jateng Cabang Pekalongan, Pimpinan Bank Jateng Cabang Pekalongan Siti Malika mengaku rasio NPL masih sangat baik. Tercatat, pada 2022 sebesar 0,93% dan hingga Oktober 2023 sebesar 1,07%. Angka penyaluran kredit pada 2022 sebesar Rp 587 miliar dan hingga Oktober 2023 naik menjadi Rp 639 miliar.
Untuk Bank Jateng Cabang Pemalang, kinerjanya cukup baik. Hal itu terungkap saat Komisi C melanjutkan kegiatan monitoringnya ke Kantor Kantor Bank Jateng Cabang Pemalang, Jumat (1/12/2023).
Disana, Pimpinan Bank Jateng Cabang Pemalang Fachrudin Arif menjelaskan seputar kinerja keuangannya. Tercatat, angka kredit pada 2022 sekitar Rp 1,57 triliun dan pada 2023 naik lagi menjadi Rp 1,61 triliun. Dari angka itu, rasio NPL pada 2022 sebesar 2,01% dan 3,74% hingga Oktober 2023.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto mengaku sangat mengapresiasinya. Karena, dengan melihat kinerja yang sudah cukup baik tersebut, Bank Jateng Pekalongan dan Pemalang masih fokus pada sektor UMKM.
“Apa yang sudah dilakukan hari ini perlu dipertahankan. Karena, dalam penyaluran kredit, Bank Jateng masih fokus pada UMKM yang merupakan roda penggerak perekonomian,” kata Bambang.
Sementara, Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto Saputro juga melihat kinerja keuangan di Bank Jateng Cabang Pekalongan dan Pemalang sudah sangat baik. Hal itu dapat dilihat dari pertumbuhan labanya. (danik/ariel)









