• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Senin, 23 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi

22/01/2025
in BERITA, SETWAN
FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi

DISKUSI MEDIA. Sekwan Provinsi Jateng bersama awak media berdiskusi dalam acara FGD dengan tema ‘Media di Era Disrupsi’ di Hotel Front One HK Resort, Kota Semarang, Rabu (22/1/2025). (foto rahmat)

SEMARANG – Perubahan model bisnis kini telah mempengaruhi sejumlah aspek, tidak terkecuali bisnis media massa. Hal itu menjadi sorotan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Media di Era Disrupsi.’

Acara itu digelar di Hotel Front One HK Resort, Kota Semarang, Rabu (22/1/2025). Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto mengakui perubahan yang terjadi saat ini sangat cepat.

Untuk itu, ia meminta awak media dapat menyikapi perubahan tersebut dengan bijaksana. Yakni, tetap mengikuti teknologi dengan menyajikan menu-menu berita yang informatif sehingga media massa tetap bermanfaat bagi masyarakat dan berperan dalam pembangunan daerah.

“Memang, perkembangan media itu sangat cepat tapi teman-teman media tetap harus memberikan informasi yang benar agar tetap memiliki peran penting di tengah masyarakat,” kata Sumanto.

Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng Imam Teguh Purnomo menambahkan, selama melaksanakan kegiatan kedewanan, DPRD masih membutuhkan media massa untuk mempublikasikan. Harapannya, dari publikasi itu, Dewan dapat menunjukkan aspirasi masyarakat yang selama ini dibutuhkan dan bersama-sama menunjukkan aspek pengawasan terhadap kinerja pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Dari situ, kami (DPRD) sangat membutuhkan pewarta/ jurnalis (media massa) untuk mendapatkan informasi aktual yang terjadi di masyarakat sekaligus melakukan pengawasan bersama terhadap kinerja pemerintahan untuk mewujudkan good governance,” katanya.

Pengawasan itu tidak hanya ditujukan kepada pemerintah daerah tapi media massa juga berperan memberikan saran/ masukan dan kritikan atas kinerja kedewanan. Dengan sinergi itu, DPRD bersama media dapat berjalan seiring untuk menciptakan iklim kondusif di masyarakat. 

“Dengan sinergi itu, dapat memacu Dewan untuk bekerja lebih profesional, lebih transparan/ akuntabel, dan semakin mampu memperkuat sistem demokrasi,” jelasnya.

Menanggapi soal tema FGD, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Agus Toto Widyatmoko mengakui ada pergeseran bisnis dari konvensional (media cetak) ke media digital (media online). Dari pergeseran itu, tidak sedikit pula bisnis media cetak seperti koran dan majalah yang gulung tikar.

“Banyak faktor yang menyebabkan pergeseran bisnis, salah satunya biaya produksi di media cetak yang cukup besar,” kata Toto.

Sementara, Kepala Perum LKBN Antara Biro Jateng Teguh Imam Wibowo mengatakan perkembangan bisnis media saat ini juga dipengaruhi sejumlah platform online yang memudahkan akses bagi masyarakat. Seperti platform belanja, jasa perjalanan, media sosial, musik, dan sebagainya.

“Strategi atau upaya bisnis media online saat ini agar dapat dibaca sama orang adalah mengikuti trend atau platform yang lebih disukai sekarang. Selain itu, media dapat menampilkan review atau ulasan yang berkaitan dengan hal tersebut,” jelas Teguh.

Ketua Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah (FWPJT) Damar Sinuko juga mengakui pebisnis media saat ini perlu memutar otak agar lebih kreatif melihat peluang yang ada. Karena, di era dengan perubahan yang cepat ini, masyarakat sekarang membutuhkan solusi yang cepat pula sehingga hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi pebisnis media saat ini.

Pemimpin Redaksi Zonasi.id Beno Siang Pamungkas menjelaskan sebenarnya era disrupsi itu selalu terjadi dari masa ke masa. Sehingga, masyarakat perlu bersiap diri untuk cepat beradaptasi dengan era disrupsi tersebut.

“Di bisnis media, media arus utama (mainstream) tetap siap menyajikan berita yang relevan bagi masyarakat,” harap Beno. (ariel/priyanto)

Tags: DPRD JatengFGDgedung berlianHumas Setwan Jatengimam teguh purnomosetwansetwan jatengSumantowartawan
Previous Post

RAPAT PARIPURNA: Penjelasan Raperda Kearsipan, Raperda Kepariwisataan, & Raperda Trantibum Linmas

Next Post

Pengembangan Kepariwisataan di Sukoharjo Telah Miliki Perda

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah
BERITA

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah

20/02/2026
Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng
BERITA

Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng

20/02/2026
Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD
BERITA

Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD

07/02/2026
Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 
BERITA

Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 

06/02/2026
Perlu Upaya Inovatif dalam Penanganan Masalah Sosial
BERITA

Perlu Upaya Inovatif dalam Penanganan Masalah Sosial

06/02/2026
Pentingnya Museum Jadi Destinasi Wajib Wisata Edukasi 
BERITA

Pentingnya Museum Jadi Destinasi Wajib Wisata Edukasi 

06/02/2026
Next Post
Pengembangan Kepariwisataan di Sukoharjo Telah Miliki Perda

Pengembangan Kepariwisataan di Sukoharjo Telah Miliki Perda

Tingkatkan Kontribusi PAD, Kebun Benih TPH Pendem Karanganyar Butuh Pengembangan

Tingkatkan Kontribusi PAD, Kebun Benih TPH Pendem Karanganyar Butuh Pengembangan

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah