• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Senin, 5 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Kerja Keras Kab. Tegal Dinilai Mampu Tanggulangi Kemiskinan

07/01/2025
in BERITA, KOMISI E
Kerja Keras Kab. Tegal Dinilai Mampu Tanggulangi Kemiskinan

PAPARAN : PImpinan Komisi E beserta Dinsos Jateng dan Kabupaten Tegal memberikan paparan mengenai penanggulangan kemiskinan.(foto: teguh prasetyo)

SLAWI – Dalam rangka penyusunan Raperda Pengentasan Warga dari Kemiskinan di Jawa Tengah, Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Selasa (7/1/2025). Kunjungan dilaksanakan dalam rangka mencari masukan dari kabupaten kota guna mendapatkan data muatan lokal dalam penyusunan raperda.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi E DPRD Jateng Messy Widiastuti menyampaikan, kemiskinan merupakan masalah multidimensi yang berhubungan dengan berbagai aspek kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Di Jawa Tengah, tingkat kemiskinan dan kemiskinan ekstrem masih menjadi isu yang signifikan. 

“Kami berkunjung ke sini, karena Kabupaten Tegal sudah mempunyai Perda No. 7 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Selain itu, ternyata angka kemiskinan di Kabupaten Tegal juga termasuk rendah, angkanya kurang lebih 6,81 persen. Di bawah angka kemiskinan Provinsi Jawa Tengah 9,8 persen maupun di bawah angka kemiskinan nasional 10,7 persen,” ungkap anggota Fraksi PDIP DPRD Jateng itu.

Messy menambahkan, pihaknya juga ingin menggali mengenai langkah dan upaya Kabupaten Tegal khususnya Dinas Sosial dalam menekan kasus kemiskinan. Hingga bisa mempunyai angka kemiskinan yang rendah. Selain itu juga mengenai sinergisitas program antardinas yang ada dalam upaya pengentasan warga dari kemiskinan. 

“Apakah dinas ini semua sengkuyung menjalankan program pengentasan kemiskinan, sehingga bisa sukses seperti ini. Mungkin DTKS nya dirubah atau punya data sendiri, sehingga sasaran dan target kemiskinan itu jelas. Karena kita tahu bahwa para penerima bantuan ini sering kali masih tidak rapi ada yang salah sasaran atau yang masuk kategori miskin dan tidak mendapatkan,” jelasnya. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal Iwan Kurniawan menyampaikan, Kabupaten Tegal tidak termasuk ke dalam 17 kabupaten miskin ekstrem di Jawa Tengah. Selama dua tahun ini telah melakukan intervensi guna menekan angka kemiskinan. Khususnya dalam Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), pihaknya sudah berupaya dengan cara pemberdayaan bantuan keluarga.

Menambahkan penjelasan Iwan, Sekretaris Dinas Sosial Abdul Basit menyampaikan, pihaknya bekerja sama dengan pendamping desa melakukan assessment turun ke masyarakat guna memotret persoalan kemiskinan yang dihadapi dan potensi yang miliki. Tahun 2023 dari hasil assessment, diketahui masyarakat membutuhkan pelatihan, sehingga pihaknya memberikan pelatihan ternak, menjahit dan tata boga untuk 600 orang. Selain pelatihan, mereka juga diberikan alat dan bahan untuk menunjang usahanya. 

“Kita menggunakan proses pendampingan terus menerus dengan pendamping PKH. Alhamduillah ternak yang biasanya 1 bulan sudah hilang bu, sekarang 90% masih utuh. Bahkan 15 % saat evaluasi 3 bulan itu bunting. Kemudian di tahun 2024, hasil assessment tadi hanya butuh alat. Karena mereka kebanyakan korban PHK covid. Jadi kita kasih alat dan bahan, mereka bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, dia menambahkan pihaknya menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk menyasar keluarga miskin yang kebetulan tidak dapat bantuan Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, atau BLT lain. Bantuan ini digunakan untuk bantuan untuk warga miskin, difabel, dan juga lansia terlantar.

Dalam kesempatan tersebut,  hadir juga Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur beserta jajaran. Selain membahas mengenai program yang dilakukan oleh Kabupaten Tegal, juga dibahas mengenai data kemiskinan di Jawa Tengah yang masih perlu diverifikasi kembali. Sehingga angka kemiskinan benar-benar valid sesuai dengan kondisi di masyarakat.(teguh/priyanto)

Tags: dinsosDPRD Jatengkomisi eMessy Widiastutimiskin
Previous Post

Dipantau, Fungsi Waduk & Bendungan Pidekso Wonogiri

Next Post

UMKM dan Koperasi Dapat Jadi Penopang Pencapaian Swasembada Pangan

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

DPRD Jateng Tetapkan 16 Raperda dan Siapkan Kerja 2026
BERITA

DPRD Jateng Tetapkan 16 Raperda dan Siapkan Kerja 2026

30/12/2025
DPRD Jateng Ketok Palu Sahkan Postur APBD 2026 dan 5 Perda
BERITA

DPRD Jateng Ketok Palu Sahkan Postur APBD 2026 dan 5 Perda

30/12/2025
Dorong Sinergi Strategis Media dan Ormas Bangun Wonosobo
BERITA

Dorong Sinergi Strategis Media dan Ormas Bangun Wonosobo

22/12/2025
Gubernur dan DPRD Se-Jateng Perkuat Kolaborasi Demi Jawa Tengah Maju
BERITA

Gubernur dan DPRD Se-Jateng Perkuat Kolaborasi Demi Jawa Tengah Maju

22/12/2025
Pekerja Informal Perlu Dapatkan Perlindungan Kerja
BERITA

Pekerja Informal Perlu Dapatkan Perlindungan Kerja

17/12/2025
Perlunya Drainase dalam Proyek Jalan Wiradesa-Kajen
BERITA

Perlunya Drainase dalam Proyek Jalan Wiradesa-Kajen

16/12/2025
Next Post
UMKM dan Koperasi Dapat Jadi Penopang Pencapaian Swasembada Pangan

UMKM dan Koperasi Dapat Jadi Penopang Pencapaian Swasembada Pangan

Kunjungi BPPTKG, Komisi E Ingin Tahu Kondisi Gunung Merapi

Kunjungi BPPTKG, Komisi E Ingin Tahu Kondisi Gunung Merapi

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah