Perluas Kredit, Bank Jateng Perlu Amati Usaha & Daya Beli Masyarakat

IMG 20241026 WA0022

SOAL KINERJA. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran manajemen Bank Jateng Cabang Yogyakarta, Jumat (25/10/2024), membahas soal perkembangan kinerja. (foto bintari setyawati)

YOGYAKARTA – Dalam kegiatan monitoring kinerja BUMD keuangan, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyambangi Kantor Bank Jateng Cabang Yogyakarta, Jumat (25/10/2024). Saat berdiskusi, Pemimpin Bank Jateng Cabang Yogyakarta Sambu Darta Gautama mengatakan bahwa kinerja dan capaian Bank Jateng Cabang Yogyakarta sudah sangat baik, 

“Kinerja menunjukkan  perkembangan luar biasa dibandingksn dengan periode lalu,” kata Sambu.

Demikian juga yang disampaikan oleh Pemimpin Bank Jateng Cabang Magelang Windarti Puspito, yg ikut hadir dalam diskusi, “Kinerja BPD di Magelang sudah sangat baik, harapannya, mampu membawa Jateng semakin lebih baik dan kami sepakat untuk berkolaborasi dalam inovasi yang ada,” katanya.

Data Bank Jateng Cabang Yogyakarta menyebutkan, pencapaian laba mencapai 135% dari target September 2024, sedangkan portopolio kredit produktif sebesar Rp 306,2 miliar atau 84,2% dari total kredit yang diberikan dan sisanya sebesar Rp 57,1 miliar berupa kredit konsumsi. Soal penanganan kredit bermasalah (NPL/ non-performing loans) sudah sangat membaik dibandingkan pada tahun lalu.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Komisi C DPRD Provinsi Jateng Anton Lami mengaku sangat senang dan bangga terhadap capaian yang ada. Ia berharap Bank jateng Cabang Yogyakarta mampu menarik nasabah sebanyak-banyaknya, minimal semua masyarakat di DIY yang asli Jateng bisa menjadi nasabahnya.

Sementara Asrar, Anggota Komisi C, menyinggung soal daya beli masyarakat yang semakin menurun. Sedangkan Anggota Komisi C lainnya, Ulil Absor, menyorot soal segmen pasar kredit. 

Menanggapi hal itu, Sambu mengaku pihaknya sudah menawarkan kredit dengan bunga ringan untuk segala pembiayaan. Termasuk, sektor UMKM, pembelian rumah, dan juga mobil dengan maksimal pembiayaan mencapai Rp 5 miliar. 

Sebelum diskusi diakhiri, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Siti Rosidah menyarankan perlu adanya penguatan di Bidang IT. Diantaranya layanan m-Banking, medsos, dan upaya antisipasi hacker. (epi/ariel)

Berita Terkait

  • Komisi C Dorong Inovasi Kinerja Perseroda Tirta Utama

    KEBUMEN – Komisi C mendorong kinerja Perseroan Daerah (Perseroda) Tirta Utama untuk tercipta usaha secara berkelanjutan guna meningkatkan manajemen dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan publik secara optimal. Ungkapan itu dilontarkan Ketua Komisi C Bambang Hariyanto dan Wakil Ketua Sriyanto Saputro saat berada dalam pertemuan di Kantor PDAB Unit Kaburejo IPA, Jatimulyo, Kabupaten Kebumen , Kamis (4/8/2022).

  • Perda Harus Beri Jaminan Sosial untuk Atlet/Olahragawan

    SUKOHARJO – Komisi E DPRD Jateng dalam dua hari ini (28-29/11/2024) melakukan kunjungan kerja ke dua daerah yakni Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo. Kunjungan itu dimaksudkan untuk menampung aspirasi terkait penyusunan draf Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan yang menjadi inisiasi Komisi E.

  • Diana Marzela Diambil Sumpah/Janji Anggota PAW DPRD

    GEDUNG BERLIAN – Jumat (30/12/2022), Diana Marzela diambil sumpah/janji sebagai Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPRD Jateng menggantikan Agus Prasetyo Dinarti karena yang bersangkutan telah meninggal dunia. Pengambilan sumpah/janji dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Jateng dipimpin Wakil Ketua Sukirman. Turut menyaksikan Gubernur Ganjar Pranowo.