SOAL PENDIDIKAN. Sukirman bersama Ganjar Pranowo dalam acara Musrenbangwil Purwomanggung dan Subosukowonosraten, Kamis (21/4/2022), di Kabupaten Magelang. (foto rahmat yasir widayat)
MUNGKID – Pasca pandemi ini, recovery pendidikan menjadi fokus dalam acara musyawarah perencanaan & pembangunan wilayah (Musrenbangwil) Purwomanggung (Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, & Kota Magelang) dan Subosukowonosraten (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Klaten), Kamis (21/4/2022). Acara itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Sukirman, Gubernur Ganjar Pranowo, bersama para kepala daerah.

“Seperti kita ketahui, dua tahun dihantam pandemi, pendidikan kita juga porak-poranda. Anak-anak kita hanya melihat layar monitor saja. Tidak ada sentuhan guru-guru kita, tanpa ada nasihat dan kasih sayang yang diberikan secara langsung oleh guru-guru kita. Karena, ini sangat-sangat penting,” ungkap Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng tersebut.
Pria asal Kabupaten Pekalongan itu meminta Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/ kota untuk melakukan terobosan. Tujuannya, mengembalikan lagi mutu pendidikan di Provinsi Jateng.

“Kemarin di Pekalongan, justru usulan itu berasal dari forum anak yang mengemukakan tentang pengembangan karakter anak,” ujarnya.
Sementara, Ganjar Pranowo juga mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah kabupaten/ kota di wilayah aglomerasi Purwomanggung dan Subosukowonosraten. Menurut dia penting untuk daerah menyusun langkah perbaikan ekonomi seiring membaiknya situasi Covid-19.

“Rata-rata bicara bagaimana mengurangi pengeluaran masyarakat dengan intervensi seperti bansos, sekolah, kesehatan gratis, pemberian subsidi suku bunga, dan pelatihan usaha. Dengan situasi ini, senanglah saya melihatnya. Teman-teman sudah siap,” kata gubernur. (teguh/ariel)








