SOAL KINERJA. Komisi C DPRD Provinsi Jateng rapat bersama OPD dan BUMD menyampaikan laporan kinerja, Kamis (18/7/2024). (foto ervan romo)
GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat kerja pemerintah daerah (RKPD) di Komisi C DPRD Provinsi Jateng, Kamis (18/7/2024), Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng mengawali pembahasan mengenai perencanaan anggaran dan pendapatan. Dalam laporannya, Biro Perekonomian juga menjelaskan penganggaran BUMD keuangan dan BUMD aneka usaha.
“Saat ini seluruh BUMD sudah berbentuk Perseroda. Dalam perkembangannya, kinerja BUMD meliputi modal, aset, dan deviden,” kata July Emmylia selaku Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng.
Usai memberikan laporannya dihadapan Komisi C, secara berurutan masing-masing BUMD memaparkan laporannya. Dimulai dari Bank Jateng, BPR BKK Jateng, Tirta Utama, SPJT, Jateng Agro Berdikari, dan BUMD lainnya.

Dalam rapat itu, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Riyono mengatakan penambahan modal kepada BUMD pada 2025 akan dilakukan sesuai dengan perkembangan kinerjanya. “Kami akan mengkaji kembali penambahan modalnya sesuai perkembangan BUMD selama ini,” kata Riyono.
Seperti diketahui, rapat kerja komisi itu dipimpin Ketua Komisi C Bambang Haryanto, Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro, Sekretaris Komisi C Henri Wicaksono dan didampingi beberapa Anggota Komisi C. Rapat yang dihadiri beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah BUMD dan RSUD itu membahas perencanaan anggaran 2025. (ariel/priyanto)









