TINJAU KEBUN. Komisi B DPRD Provinsi Jateng meninjau Agro Edukasi Alpukat Padepokan Ki Mantep yang berada di kawasan Gumelem Kulon, Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa (24/2/2026). (foto setyo herlambang)
MUNGKID – Agro Edukasi Alpukat Padepokan Ki Mantep yang berada di kawasan Gumelem Kulon, Pakis, Kabupaten Magelang, mendapat perhatian dari Komisi B DPRD Provinsi Jateng. Agrobisnis itu dinilai mampu menghasilkan varietas unggulan asli Jateng.
Begitu tiba di lokasi, rombongan Dewan langsung diajak menyusuri kebun alpukat mentega yang rapi dan produktif. Para Anggota Dewan terlihat antusias menyimak penjelasan tentang teknik budidaya alpukat unggulan, mulai dari pemilihan bibit, perawatan pohon, hingga strategi pemasaran yang mendongkrak nilai jual hasil panen.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan di Padepokan Ki Mantep ini. Bukan hanya soal pertanian tapi ini sudah masuk kategori agrowisata edukatif yang punya potensi ekonomi besar bagi masyarakat,” kata Sri Hartini, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng, Selasa (24/2/2026).
Sementara, menurut pengelola, budidaya alpukat mentega di kebun ini mampu memberikan omzet yang menembus jutaan rupiah per hari. Nilai itu datang bukan hanya dari jualan buah segar tapi juga aneka produk turunan dan paket edukasi agro bagi pengunjung yang penasaran dengan dunia pertanian.
“Disini pengunjung bisa belajar dari nol sampai jadi, mulai dari teknik penanaman yang benar sampai kiat memasarkannya,” kata salah satu pengelola sambil menunjukkan pohon-pohon alpukat yang sehat dan berbuah lebat. (iyok/ariel)









