SERAP ASPIRASI. Sriyanto Saputro memantau bantuan fisik aspirasi DPRD Provinsi Jateng 2021, di Desa Bandung Kabupaten Sragen, Sabtu (19/2/2022). (foto cahya dwi prabowo)
SRAGEN – Anggota DPRD adalah wakil dari rakyat, yang dipilih melalui proses pemilu dan melibatkan rakyat sebagai pemilih. Sehingga, sudah sepantasnya Anggota DPRD itu harus dekat dengan rakyat yang memilihnya.

Penegasan itu disampaikan Sriyanto Saputro, Anggota DPRD Jateng, dalam kegiatan peninjauan bantuan fisik aspirasi DPRD Provinsi Jateng 2021, di Desa Bandung Kabupaten Sragen, akhir pekan ini.
“Bagaimana kami diberi amanah biar selalu mendekat ke rakyat dan biar tahu kondisi yang sebenarnya di lapangan. Tentunya, jika kami di Provinsi ada program bantuan ke daerah kabupaten/ kota akan kami sampaikan, begitupun juga sebaliknya bila ada masukan dari kabupaten/ kota akan kami dengarkan dimana semuanya bertujuan untuk rakyat,” tegas Legislator Partai Gerindra itu.

Berbagai aspirasi pada 2021 lalu telah dilaksanakan oleh Sriyanto. Diantaranya Jalan Usaha Tani (JUT) dan juga Pembangunan Sumur Dangkal sebagai sarana irigasi areal persawahan.
“Mewujudkan aspirasi itu bukan hanya sekedar amanah bagi wakil rakyat, terpenting esensinya kita merajut silaturahmi, kita bisa lebih dekat dengan rakyat, kita tidak ada sekat, semangat kita berjuang bersama tidak perlu melihat latar belakang partai politik tapi bagaimana bersatu bersinergi untuk kemajuan desa daerah kita,” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng itu.
Ia menambahkan masih banyak aspirasi-aspirasi yang belum dapat terpenuhi seperti soal ketersediaan pupuk, kestabilan harga gabah, dan pembenahan akses jalan penghubung antar desa. Faktor kewenangan daerah antar provinsi dan kabupaten mungkin bisa menjadi kendala karena bagaimanapun semua harus berdasar pada tatanan regulasi yang ada, tidak bisa saling campur aduk.
“Namun demikian, banyak cara prioritas dari musrenbang sehingga nanti usulan kabupaten-kabupaten bisa menjadi prioritas, yang tentunya membutuhkan sinergi yang baik antara provinsi dan kabupaten,” pungkasnya. (cahyo/ariel)








