• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home SETWAN

WEDANGAN: Revolusi Industri 4.0 Harus Dihadapi

24/07/2019
in SETWAN
WEDANGAN: Revolusi Industri 4.0 Harus Dihadapi

DEMAK – Revolusi Industri 4.0 menjadi tema dialog Wedangan yang disiarkan di Stasiun TVRI Jateng, Rabu (17/7/2019). Menjadi narasumber Ketua DPRD Dr Rukma Setyabudi, Ketua Prodi TI Udinus Semarang Heru Agus Santoso PhD, pelaku industri Solichul Sokaemi, dan Staf Ahli Wali Kota Semarang Bidang Ekonomi Dr Nana Storada.

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi

Isu perihal revolusi industri 4.0 untuk sekarang ini menghangat di belahan bumi manapun. Rukma mengatakan, seiring perkembangan zaman tidak bisa menghindari adanya perubahan pada pesatnya teknologi informasi. Kalangan industri pun sudah mulai mengurangi tenaga manusia.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, zaman teknologi seperti ini pasti akan terjadi. Dan kita perlu antisipasi ke depan apa yang harus kita persiapkan dan kita lakukan,” ucap dia.

Rukma mencontohkan pada trasportasi. Dulu orang mencari moda transportasi, namun kini dengan sekali sentuh pun sudah datang Grab maupun Gojek.
“Kita di rumah ingin makan nasi goreng tinggal memesan lewat Grab food melalui aplikasi. Hanya duduk manis di rumah sudah diantarkan. Ada lagi Bukalapak, Traveloka dll,” jelasnya.

Menanggapi hal itu Heru berpendapat, industri versi 4.0 sebenarnya sudah lama sejak 2006-2007. Kali itu sudah ada gejala disruption. Yang paling menonjol pertukaraan data dan berbagi informasi secara global. Seperti halnya internet of thing yaitu suatu konsep dimana objek itu punya kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi dari manusia keperangkat komputer,” ungkapnya.

Nana Storada menambahkan, revolusi yang diterapkan oleh pemerintah nanti dua sisi. Pertama jangan sampai masyarakatnya tidak paham tentang revolusi industri, yang kedua jangan sampai kebijakan lokal/budaya lokal hilang.

Jadi pemerintah menjaga keseimbangan ini. Pemerintah kota sejak 2014 menerapkan smart system ini berkaitan dengan 4.0 ini sejak dua tahun pertama. Kemarin sengaja fokus ke internal dulu mengenai industri 4.0 karena nantinya di internal itu pasti nanti akan diterapkan ke masyarakat umum.(dewi setyana/priyanto)

Previous Post

Jateng Berhasil Selenggarakan ASG XI

Next Post

Raperda Penyertaan Modal Masuk Tahap Akhir, DPRD ke Kemendagri

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng
BERITA

Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng

15/01/2026
Setwan Jateng Raih KIP Award 5 Kali Berturut-turut
BERITA

Setwan Jateng Raih KIP Award 5 Kali Berturut-turut

16/12/2025
FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi
BERITA

FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi

22/01/2025
DPRD Kota Semarang Cari Informasi Pengadaan Pramu Administrasi ke Gedung Berlian
BERITA

DPRD Kota Semarang Cari Informasi Pengadaan Pramu Administrasi ke Gedung Berlian

16/01/2025
FGD WARTAWAN: DPRD Baru, Harapan Baru
BERITA

FGD WARTAWAN: DPRD Baru, Harapan Baru

15/01/2025
DPRD Sukoharjo Ingin Pokok-Pokok Pikiran Jadi Implementasi Bersama
BERITA

DPRD Sukoharjo Ingin Pokok-Pokok Pikiran Jadi Implementasi Bersama

13/01/2025
Next Post
Raperda Penyertaan Modal Masuk Tahap Akhir, DPRD ke Kemendagri

Raperda Penyertaan Modal Masuk Tahap Akhir, DPRD ke Kemendagri

Ditargetkan, Raperda Ketenagalistrikan Pertengahan Agustus Selesai

Ditargetkan, Raperda Ketenagalistrikan Pertengahan Agustus Selesai

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah