DISKUSI PEMILU. Komisi A DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran KPU Kabupaten Semarang, baru-baru ini, membahas soal tahapan-tahapan Pemilu 2024. (foto sentari amanda)
UNGARAN – Komisi A DPRD Provinsi Jateng masih memantau kesiapan Pemilu 2024 di sejumlah daerah, salah satunya ke Kantor KPU Kabupaten Semarang. Saat berdiskusi dengan komisioner KPU setempat, baru-baru ini, Komisi A meminta agar semua penyelenggara pemilu mampu berkoordinasi dengan baik agar tercipta sinergi positif.
Demikian disampaikan Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng Mohammad Saleh kepada Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi bersama jajarannya. Ia juga mengatakan koordinasi itu melingkupi pemkab/ pemkot, bawaslu, dan KPU serta pihak-pihak lainnya.

“Tahapan pemilu harus kita jaga. Untuk itu, hubungan dengan bawaslu, KPU, dan Kesbangpol itu harus kita jaga, harus kompak dalam bekerjasama dalam rangka persiapan Pemilu 2024.
Menurut dia Pemilu 2024 harus berkualitas agar demokrasi tetap terjaga dan menuju arah yang tepat. Dikatakan pula, dalam Pemilu 2024 itu, masa kampanye dihitung sebanyak 75 hari sehingga tahapan-tahapannya harus dilakukan sebaik mungkin.

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman KPU yang sudah bekerja dengan baik. Aspek pelayanan, saya harap tidak akan terganggu akibat teknis atau non-teknis terhadap masyarakat. Jangan sampai kemudian solidaritas kemasyarakatan akibat perbedaan pandangan politik bisa mengganggu hubungan dalam bermasyarakat,” pesannya.
Data KPU Kabupaten Semarang mencatat, dari 19 kecamatan dan 235 desa, terdapat sebanyak 3.349 tempat pemungutan suara (TPS). Sementara usulan dana anggaran untuk Pemilu 2024 sebesar Rp 52,61 miliar. (mentari/ariel)








