BERSAMA WARGA: Anggota DPRD Kholiq Idris saat bersama warga pada kegiatan Dialog Proaktif DPRD Jawa Tengah.(sonidinata/priyanto)
WONOSOBO – Putra daerah Wonosobo Kholiq Idris adalah sosok yang tak asing bagi daerahnya. Seorang legislator dengan segudang peran di organisasi dan pengabdiannya kepada masyarakat serta sebagai orang yang pernah menjadi wakil rakyat di Wonosobo selama tiga periode, ke mana pun dia melangkah selalu saja ada warga yang menyapa. Tak terkecuali di Desa Tempursari dan Talonombo di Kecamatan Sapuran. Hidup baginya harus dimaknai dengan pengabdian masyarakat dan kesederhanaan.

Pada kegiatan Dialog Proaktif DPRD Jawa Tengah, Sabtu (26/11/2022), Kholik Idris mengenalkan kiprah dan dedikasinya kepada Wonosobo. Ia yang kini menjadi anggota DPRD Jateng itu kerap menyalurkan program pemerintah melalui aspirasi dan bantuan lainya. Di Desa Tempursari, ia mengenalkan Kelompok Tani dan Ternak “Melati”. Kelompok tersebut telah mendapatkan beberapa ekor sapi untuk dikembangbiakkan. Selain itu bersama Kades Tempursari Soeripto, Mas Kholik-sapaan akrabnya mengajak untuk melihat hasil aspirasi yang pernah diturunkan yakni pembuatan bendungan sungai supaya dapat mengaliri sawah dan ladang yang berada di atas aliran sungai.

“Sekarang ini kelompok tani dan ternak ikan di daerah sini tidak risau lagi kesulitan air untuk mencukupi kebutuhan air yang diperlukan,” ucapnya.
Masih di sekitar Kecamatan Sapuran, politikus Demokrat ini mengenalkan Desa Talunombo dimana di desa ini terdapat desa wisata dengan konsep alam dan kearifan lokalnya. “Desa Talunombo merupakan desa wisata yang mengenalkan alam dan mengenalkan berbagai macam bentuk joglo/gasebo. Bahkan beberapa joglo bisa untuk bermalam dengan menikmati keindahan alam di kaki Gunung Sumbing,” ungkapnya.

Kholik Idris yang saat ini sebagai Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, meskipun secara tugas jauh dari pembinaan kelompok masyarakat tidak menyurutkan langkahnya untuk terus melakukan pembinaan kepada masyarakat Wonosobo. Ia buktikan dengan kegiatan menjadi pembina kelompok UMKM Batik Carica Khas Wonosobo. “Batik Khas Wonosobo ini secara hasil tidak kalah jauh dengan batik yang lainnya, saat ini kami sedang berupaya agar setiap pegawai pemerintahan di Wonosobo setiap hari tertentu untuk menggunakan batik Wonosobo” terangnya.(soni/priyanto)








