DIALOG POLITIK: Sejumlah narasumber mendiskusikan soal arti penting pendidikan politik kepada masyarakat di Wonosobo.(foto: ayuandani)
WONOSOBO – Pendidikan politik diharapkan masyarakat mampu mengetahui serta memberikan pengetahuan tentang keberagaman nilai sosial politik. Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Heri Pudyatmoko melalui sambungan aplikasi Zoom dalam acara Forum Group Discussion dengan tema “Pendidikan Politik Untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi”, Selasa (22/11/2022).

Heri menambahkan, pendidikan politik didasari oleh beberapa faktor yakni perekrutan kader yang transparan, persaingan partai yang sehat dan peran pers yang mendukung lingkungan politik. Ia juga berharap masyarakat mampu mengimplementasi pendidikan politik di lingkungan sekitar.
“Politik merupakan salah satu pilar penting akan tetapi tetap perlu didasari oleh pendidikan yang baik. Dengan adanya pendidikan politik yang baik maka diharapkan transparansi politik akan terjamin,” ungkap Heri.
Senada, Djoni Kristijanto selaku pegiat politik menekankan bahwa pendidikan politik harus erat berkaitan dengan Pancasila. Menurutnya, pendidikan politik yang benar harus berdasarkan dari sila sila yang terkandung dalam Pancasila.
“Pancasila harus menjadi tolok ukur dalam pendidikan berpolitik. Dengan begitu, pendidikan politik akan terus berkembang sesuai dengan aturan-aturan yang ada” tegasnya. Sementara, Sumardiyo selaku anggota DPRD Wonosobo mengatakan masyarakat sudah cukup memahami pendidikan politik dengan cukup baik. Akan tetapi demokrasinya kurang begitu jalan hal itu ditandai oleh pemilihan Bupati dan Wakil Bupati hanya diikuti oleh satu calon saja. (rafdan/priyanto)








