PANTAU LISTRIK. Komisi D DPRD Provinsi Jateng saat memantau sambungan listrik murah bagi warga tak mampu di Desa Bojanegara Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga, Senin (5/10/2020). (foto ayuandani dwi purnama sari)
PURBALINGGA – Masyarakat kurang mampu di Desa Bojanegara dan Desa Candiwulan Kabupaten Purbalingga kini sudah bisa menikmati sambungan listrik murah melalui program bantuan sosial (bansos) dari Dinas ESDM Provinsi Jateng. Kondisi itu terlihat saat Komisi D DPRD Provinsi Jateng meninjau lokasi pemasangan listrik murah di desa tersebut, Senin (5/10/2020).
Dalam pantuan ke rumah-rumah warga itu, Warga Desa Bojanegara Kecamatan Padamara sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi itu. Mereka mengaku sangat terbantu dengan sambungan listrik murah tersebut. Terlebih lagi, mereka juga mendapat bantuan pulsa listrik sebesar Rp 20.000.
Saat DPRD bertemu dengan perangkat desa Bojanegara, Kepala Dusun 1 Willy Hartato mengatakan sasaran Program Listrik Murah tersebut sudah sesuai target. Namun, pihaknya mengaku masih ada beberapa warga kurang mampu yang belum bisa menikmati program listrik murah tersebut.
“Karena, memang kami mempunyai kriteria warga yang mendapat program listrik murah ini. Jika bisa dicermati, rumah yang bapak dan ibu kunjungi memang rumah yang seadanya sekali seperti lantainya masih tanah dan rata-rata mereka bekerja serabutan,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Hadi Santosa meminta perangkat desa dan kecamatan untuk lebih mencermati data warga tidak mampu di wilayahnya. Karena, menurut dia, sebagian besar database yang sudah masuk jumlahnya tidak valid.
“Data-data yang masuk itu sebagian ada yang sudah mampu, ada juga yang benar-benar tidak mampu tapi belum terdaftar. Ini harus ada koordinasi Dinas ESDM dengan perangkat desa. Perangkat desa juga sebaiknya melakukan pendekatan ke warga agar seleksi nya juga lebih mudah,” kata Hadi.
Listrik Murah di Purbalingga
Sebagai informasi, Program Sambungan Listrik Murah di Kabupaten Purbalingga tersebut berasal dari bansos Dinas ESDM Privinsi Jateng dengan menggratiskan biaya pemasangan dan biaya listrik sampai pada Desember 2020. Untuk tahun anggaran 2020, bantuan pemasangan listrik murah di Kabupaten Purbalingga dianggarkan untuk 575 KK dan yang sudah menyala ada 350 KK. Lainnya sedang dalam proses pemasangan KWh meter oleh PLN. (ayu/ariel)






