KUNJUNGAN : Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Tri Mulyantoro saat berkunjung ke seni kriya keramik di Banjarnegara.(foto: azam adin)
BANJARNEGARA – Menanamkan Pancasila dan ideologi bangsa bisa dimulai sejak dini. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Tri Mulyantoro menjelaskan bahwa membangun karakter bangsa bisa dilakukan selama seorang putra bangsa masih dalam tahap pertumbuhan. Mengenalkan jati diri bangsa dengan penyesuaian terhadap tumbuh kembang anak.

“Penyelenggaraan pendidikan ideologi bangsa bisa kita mulai sejak dini. Oleh karenanya dimulai dari pendidikan tingkat awal seorang anak seperti TK atau bahkan PAUD, kita bawa nuansa kebangsaan didalamnya. Memperkenalkan kebudayaan dan karakter yang menyenangkan kepada anak anak kita, seperti yang sedang dilakukan Jagongan Anak Kreatif ini,” ungkap politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu saat Dialog Proaktif di Banjarnegara, Minggu (4/12/2022).
Pria yang akrab disapa Mas Anto itu menjelaskan bahwa berbagai bentuk khazanah bangsa perlu untuk mulai dikenalkan kepada putra-putri bangsa sejak kecil. Menurutnya ada masa-masa keemasan umur seorang anak yang jangan sampai luput dari nuansa bangsa Indonesia.
“Sekarang kita sudah masuk dalam dunia gadget yang luar biasa pengaruhnya. Jangan sampai kita lupa meluangkan waktu kepada anak anak untuk menjelaskan tentang Indonesia. Oleh karenanya, kami mendorong seluruh stakeholder terkait seperti Dinas pendidikan, Perangkat Desa, serta masyarakat untuk saling membantu untuk tetap lestari jati diri bangsa,” Katanya.

Anto juga menggarisbawahi pentingnya putra putri bangsa yang aktif dalam dunia maya untuk tetap membawa khazanah bangsa. Sehingga jumlah konten kreatif yang ada di dunia maya bisa semakin beragam dan memperkenalkan Khazanah Indonesia kedunia luar.
“Jangan sampai terlena dengan keasyikan bermain, akhirnya malah hanyut dalam budaya atau bahkan ideologi yang tidak Indonesia sekali. Tetapi perbanyak konten bahkan Game yang memiliki khazanah Indonesia. Mungkin seperti Dolanan anak yang didigitalisasi, atau cerita rakyat yang dulu sangat terkenal, bisa dikenalkan kembali,” harap Antok
Dalam kesempatan Proaktif itu, Anggota DPRD kelahiran Klampok Banjarnegara itu berkeliling mengunjungi beberapa titik seperti Padepokan Seni Bela diri Persaudaraan Setia Hati Teratai Klampok, Bantuan Aspirasi Infrastuktur, Balai Seni Kriya Keramik Banjarnegara, UMKM Penjual Kreasi keramik, serta Jagongan Anak Kreatif yang diselenggarakan TKIT Mutiara Hati beserta berbagai TK di Kecamatan Purworejo dan di Klampok (Banjarnegara).(azam/priyanto)








