SOSIALISASI NON-PERDA: Perlunya Antisipasi Bencana saat Cuaca Ekstrim

20221110100826 IMG

SOAL BENCANA. Kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ di Aula Desa Jetis Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Rabu (9/11/2022), membahas persoalan antisipasi bencana saat cuaca ekstrim. (foto soni con dinata)

BANDUNGAN – Dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ yang digelar Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto, Rabu (9/11/2022), persoalan antisipasi bencana saat cuaca ekstrim menjadi materi utama. Narasumber yang hadir diantaranya Plt. Camat Bandungan Suharnoto, Seksi Pencegahan & Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Semarang Juniyanto, dan Kades Jetis Sevlend Cahyo Widi.

Saat pemaparan di Aula Desa Jetis, Suharnoto menjelaskan persoalan potensi bencana di wilayah Kecamatan Bandungan. Dikatakan, potensi bencana sangat tinggi mengingat topografi desa berada di wilayah lereng gunung.

“Dari situ, bencana alam sering terjadi seperti tanah longsor, angin puting beliung, dan sebagainya. Untuk itu, diperlukan beberapa upaya seperti sosialisasi tentang bahaya bencana, posko bencana, pelatihan linmas tanggap bencana, dan membuat peta rawan bencana,” jelas Suharnoto.

Sementara, Juniyanto memaparkan soal dasar hukum soal penanggulangan bencana. Hal itu tertuang dalam Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008, dan Perda Kabupaten Semarang Nomor 19 Tahun 2016.

“Dalam dasar hukum itu, dijelaskan bahwa kondisi bencana merupakan tanggung jawab bersama sehingga harus ditanggulangi secara bersama-sama,” kata Juniyanto. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Pelajari Tata Kelola Perpustakaan di DIY

    YOGYAKARTA – Cepatnya perkembangan teknologi saat ini membuat peran perpustakaan tergantikan dengan pustaka digital atau online. Melihat kondisi itu, Komisi A DPRD Provinsi Jateng berusaha membenahi perpustakaan agar tetap menjadi sumber referensi utama masyarakat.

  • REMBUG JATENG 2026: Dibidik Jadi Episentrum Ekonomi Baru, Jekuti-Banglor Siap Tancap Gas

    KUDUS – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sarif Abdillah menegaskan pentingnya pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Jateng. Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan ‘Rembug Pembangunan Provinsi Jateng 2026’ untuk wilayah Jekuti (Jepara, Kudus, Pati) dan Banglor (Rembang, Blora) yang digelar di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (26/5/2026).

  • Pansus VIII Soroti Penerapan ‘Kampung Pancasila’ di Magelang

    MUNGKID – Kabupaten Magelang menjadi sasaran Pansus VIII DPRD Provinsi Jateng karena Kabupaten Magelang sendiri sudah menerapkan Perda tentang Pendidikan Pancasila & Wawasan Kebangsaan yang sudah berjalan selama setahun. Kunjungan itu dimaksudkan guna mencari data dan informasi mengenai Raperda Pendidikan Pancasila & Wawasan Kebangsaan yang sedang disusun saat ini.

  • DPRD Jember Diskusikan PTM di Gedung Berlian

    GEDUNG BERLIAN – Hingga kini, masih ada beberapa daerah masih mempertimbangkan untuk menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah, salah satunya di Kabupaten Jember. Hal itu terungkap saat DPRD Kabupaten Jember mendiskusikan PTM, yang kini sudah berjalan di Provinsi Jateng, Jumat (24/9/2021).