LOKASI KEBUN : Komisi B meninjau langsung lokasi Kebun Benih Hortikultura Pendem, Karanganyar.(foto: rafdan rahinnaya)
KARANGANYAR – Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah berkesempatan meninjau aset milik Pemperintah Provinsi (Pemprov) Jateng di Kebun Benih Hortikultura Pendem, Karanganyar pada Senin (30/6/25).

Kunjungan kerja rutin tersebut dipimpin oleh anggota Komisi B Yusuf Hidayat. Penyampaiannya, ia melihat perbedaan yang signifikan dari kondisi empat tahun lalu. Kondisi yang sekarang menurutnya sedikit memprihatinkan dikarenakan faktor cuaca yang membuat pertumbuhan bibit tanaman tidak mampu berbuah secara maksimal.
“Persoalan yang ada ini memang sangat berpengaruh terhadap kondisi bibit. Ini menjadi tantangan bagi Komisi B untuk membantu menyelesaikan masalah yang ada, hal itu selaras dengan arahan menteri pertanian dan wakil menteri pertanian kalau pangan harus menjadi sumber ekonomi utama,” terangnya.
Sependapat, Kepala Balai KBH Tanaman Pangan Holtilkultura (TPH) Wilayah Surakarta, Aris Munandar membenarkan apa yang dikatakan oleh Yusuf Hidayat. Menurutnya El Nino (kekeringan) menjadi masalah yang utama dalam pertumbuhan bibit tanaman di tahun ini (2025).

Di luas lahan sekitar 17 ha, mampu tumbuh 934 batang tanaman pada tahun lalu akan tetapi jumlah itu menurun pada tahun ini menjadi 200 batang karena dampak dari El Nino. Harapannya kedepan tempat ini mampu dikembangkan dan dimaksimalkan potensinya.
“Saya berharap di tempat ini tidak hanya ditanami oleh bibit, tetapi mampu menjadi edukasi pertanian dan tempat wisata. Kolaborasi antara dewan dan eksekutif wajib terjalin untuk memaksimalkan potensi yang ada,” terangnya singkat.
Anggota Komisi B lainnya, Harun Abdul Khafiz menilai dengan anggaran yang cukup minim ini harus ada komitmen antara semua stakeholder. Dengan komitmen yang penuh di sektor pertanian dapat mewujudkan Jateng Swasembada Pangan.(rafdan/priyanto)








