TINJAUAN SEKOLAH : Komisi E berkunjung ke di SMKN 1 Tonjong, Brebes.(foto: priskilla tyas)
BREBES – Sinergisitas antara sekolah dan Dinas Pendidikan perlu dilakukan untuk menaikkan kualitas pendidikan. Hal itu diungkapan Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid saat memonitoring persiapan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) SMK negeri gratis semi boarding Jawa Tengah, di SMKN 1 Tonjong, Brebes, Kamis (10/6/2021).

Sementara anggota Komisi E lainnya Umar Utoyo mengungkapkan, selain memperhatikan kualitas pendidikan, pada saat pandemi Covid-19 sekarang masalah protokol kesehatan harus diprioritaskan.
“Tolong agar siswa melakukan pembelajaran tatap muka diawasi, agar tidak menjadi lebih banyak lagi yang terdampak. Peran sekolah sangat penting untuk kesehatan ini agar semua dapat berjalan dengan baik dan lancar, terpenting adalah pengawasan pasca PTM dilakukan,” ungkap Umar
Menanggapi hal tersebut Kepala SMKN 1 Tonjong Kab. Brebes, Drs Sodikun Atmo Yulianto MPd menjelaskan, dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka bagi sekolah yang sudah berdiri sejak 2004 ini sudah dalam persiapan sangat matang. Mengingat pada tahap persiapan sebelumnya sudah dilakukannya tahap simulasi tatap muka bersama siswa dan terbukti berjalan dengan sesuai harapan.
Tambahnya mengenai pembangunan asrama yang ada di SMKN 1 Tonjong ini menciptakan berbagai hal unik yang harus diproses secara teliti yakni pemilihan siswa didik penerima bantuan tidak mampu. Semi boarding sendiri akam membiayai biaya pendidikan dan biaya hidup bagi siswa pilihan tidak mampu menurut negara dan dibiayai BOP dan BOS.
Anggota Komisi E Nurul Farida mendukung sekolah terkait penerimaan bantuan siswa kurang mampu, namun diharapkan pihak sekolah agar lebih teliti serta cerdas dalam pemilihan siswa, karena banyaknya anak-anak di Brebes berkategori kurang mampu dan tidak mempunyai sertifikat non akademis, kurang mendapatkan perhatian khusus.(tyas/priyanto)








