DIALOG: Bagian Humas Setwan Jateng melakukan dialog dengan Setwan Jabar perihal penguatan tugas dan fungsi kesekretariatan.(foto: jos aldy albojawi)
BANDUNG – Menyadari akan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesekretariatan, jajaran Sekretariat DPRD (Setwan) Jateng melakukan studi komparasi mengenai tugas dan fungsi kesekretariatan ke DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (6/10/2022).

Dalam diskusi tersebut Kepala Sub Protokol Bagian Humas Rizal Anugrah Bachriar sekaligus pimpinan rombongan menanyakan perihal teknis dan proses pertanggungjawaban kegiatan yang berjalan di Setwan Jabar. Ia berharap adanya pertukaran informasi tersebut dapat membawa kesempurnaan dalam pelaksanaan dan penyelesaian kegiatan.
Menanggapi hal itu, Ahmad Arif Rifai selaku Kepala Bagian Keuangan Setwan Provinsi Jabar menjelaskan, untuk proses penyelesaian administrasi bekerja sama dengan pihak pendamping dari anggota DPRD. Adanya MoU membantu pihaknya untuk tepat waktu didalam pertanggungjawaban penyelesaian administrasi kegiatan.
“Apabila pertanggungjawaban tersebut tidak diselesaikan, maka kegiatan berikutnya akan di tahan dulu sampai administrasi sebelumnya terselesaikan ” ungkap Arif

Menyinggung kegiatan di 2024 perihal agenda nasional yakni pemilu, Anif Magfiroh selaku pranata Humas Ahli Muda mengungkapkan pentingnya untuk menjaga netralitas bagi ASN (aparatur sipil negara). Karena itu, ia menanyakan mengenai sikap Setwan Jabar dalam mendorong hal tersebut.
Senada dengan hal itu, Dodi Sugmayana selaku Kepala Bagian Umum DPRD Provinsi Jabar berpendapat bahwa ASN dilarang terlibat di dalam politik praktis. Kemudian dalam berkegiatan pihaknya sudah mulai memangkas kegiatan yang berpotensi menjadi media kampanye mulai dari tahun 2023 mendatang.

Menambahkan, staf Bagian Humas Irwan Dwi Nugroho menanyakan mengenai adakah kegiatan iklan layanan masyarakat pada 2023 baik itu melalui media televisi maupun radio di Setwan Jabar. Ahmad arif menjelaskan untuk kegiatan itu tidak ada pada 2022 maupun 2023. Ia menjelaskan kegiatan semacam itu sudah masuk ke dalam kegiatan Adhikarya Parlemen. Setiap anggota diberikan kesempatan untuk menyampaikan citra pribadi maupun lembaga melalui kegiatan adhikarya parlemen tersebut pungkasnya.(anif/priyanto)








