• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Jumat, 6 Maret 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Pengrajin Mendong Desa Sumberejo Butuh Dukungan Pemprov Jateng

17/06/2020
in BERITA, KOMISI B
Pengrajin Mendong Desa Sumberejo Butuh Dukungan Pemprov Jateng

HASIL KERAJINAN : Sejumlah anggota Komisi B memperlihatkan hasil kerajinan anyaman mendong.(Foto: Ervan Ramayudha)

MUNGKID – Para pengrajin anyaman mendong atau dalam bahasa latin fimbristylis umbellaris di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang berharap ada perhatian dari Pemprov Jateng. Selama ini hasil aneka anyaman mendong seperti caping, topi, vas, serta tas bisa diekspor ke mancanegara justru dari peran Pemprov DI Yogyakarta.

Masalah ini mengemuka dalam pertemuan Komisi B DPRD Jateng dengan pengrajin serta Kepala Desa Sumberejo Subadi di kediaman salah satu pengrajin, Sri Juhana, Rabu (17/6/2020). Dalam kesempatan itu, bertindak pimpinan rombongan Dewan adalah M Ngainirichadl.

“Hasil anyaman ini bisa ke Italia, Belanda, Taiwan, serta Jerman justru atas dorongan Pemprov DIY. Hasil anyaman ini kami kirim ke Jogja untuk proses penyelesaian. Barulah diekspor ke mancanegara,” tutur Sri.

Ekspor itu sudah berjalan lebih kurang tujuh tahun sejak 2013. Mengenai harga bervariatif. Tergantung bentuk sampai pada tingkat kerumitan anyaman. Untuk topi saja dibanderol dari harga Rp 30 ribu sampai 50 ribu. Demikian juga dengan harga tas ada sampai kisaran Rp 300 ribu.

Rata-rata para pengrajin anyaman mendong dari Desa Sumberejo ini merupakan warisan. Ilmu menganyam mendong atau sejenis rerumputan didapatkan didapatkan secara turun temurun dari orang tua. Hampir seluruh warga Desa Sumberejo memiliki mata pencaharian sebagai pengrajin anyaman mendong, kebanyakan membuat tikar.

Ngainirichadl akan meminta Pemprov Jateng bisa memperhatikan keberadaan mereka. Potensi besar ini patut diberdayakan lagi, terlebih yang melakukan Pemprov Jateng.

“Dari paparan para pengrajin, kok Pemprov DIY yang membeli hasil anyaman mereka. Masalah ini akan kami diskusikan dengan instansi terkait,” ucap politikus PPP.(ervan/priyanto)

Previous Post

Rest Area Tol Semarang-Solo Batasi Interaksi Pengunjung

Next Post

Rest Area Tol Patut Jadi Perhatian Pemerintah

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Susun Raperda PDRD, Komisi C Konsultasi ke Kemendagri
BERITA

Susun Raperda PDRD, Komisi C Konsultasi ke Kemendagri

04/03/2026
Perlunya Strategi Pencegahan Konflik Sosial
BERITA

Perlunya Strategi Pencegahan Konflik Sosial

04/03/2026
Komisi B Lirik Samberambe Kelola Desa Wisata Mina Padi
BERITA

Komisi B Lirik Samberambe Kelola Desa Wisata Mina Padi

04/03/2026
Komisi E Diskusi soal DTSEN di Kemensos
BERITA

Komisi E Diskusi soal DTSEN di Kemensos

04/03/2026
Puluhan Jamaah Ikuti Tarawih Keliling di Gedung Berlian
PIMWAN

Puluhan Jamaah Ikuti Tarawih Keliling di Gedung Berlian

02/03/2026
ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran
BERITA

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran

25/02/2026
Next Post
Rest Area Tol Patut Jadi Perhatian Pemerintah

Rest Area Tol Patut Jadi Perhatian Pemerintah

RAPAT PARIPURNA VIRTUAL: Tanggapan Akhir Fraksi & Gubernur terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019

RAPAT PARIPURNA VIRTUAL: Tanggapan Akhir Fraksi & Gubernur terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah