PIMPIN ROMBONGAN : Ketua Komisi A Muhammad Saleh memimpin rombongan saat berada di KPU Kabupaten Semarang.(foto: ervan ramayudha)
UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah memperhitungkan limbah dari pemungutan suara yang dilakukan serentak pada 9 Desember. Karena itulah mereka telah melakukan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat untuk penanganan limbah seperti plastik.

Penegasan ini disampaikan Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi kepada Komisi A DPRD Jateng saat memonitoring hasil Pilkada 2020, Kamis (10/12/2020). Menurutnya, penanganan limbah plastik sangatlah penting supaya tidak menjadi media penyebar virus Covid-19.
“Plastik digunakan warga untuk mencoblos. Maka kami dari KPU bersama DLH Kabupaten Semarang bekerja sama dalam mengelola limbah bisa menjadi bahan beracun berbahaya,” ucapnya.
Ketua Komisi A Muhammad Saleh menjelaskan, pihaknya berkunjung ke KPU Kabupaten Semarang untuk mengetahui secara keseluruhan pelaksanaan pilkada serentak. Kabupaten Semarang menjadi salah satu daerah dari 12 kabupaten/kota di Jateng yang melakukan pemilihan kepala daerah. Bahkan Saleh menanyakan adanya informasi terkait potongan gaji karyawan karena menghadiri pemungutan suara maupun menjadi petugas TPS.
Secara keseluruhan Maskup menjawab jalannya pemungutan suara di Kabupaten Semarang berjalan lancar. Termasuk pencoblosan di rumah sakit, rumah singgah, tahanan di kepolisian. Mengenai penyelenggaraan rapid tes usai pencoblosan suara, KPU sudah memfasilitasinya. Bahkan pada 11 Desember di masing-masing kecamatan sudah menggelar pleno dari masing-masing desa/kelurahan.(ervan/priyanto)








