RAPAT KOORDINASI : Gubernur beserta forkompimda menggelar rapat penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Lt II Gedung Gubernuran, Senin (14/6/2021).(foto: azhar alhadi)
SEMARANG – Gubernur Ganjar Pranowo meminta seluruh bupati/wali kota untuk ekstra keras mengantisipasi sebaran Covid-19 varian delta atau kerap disebut varian India. Penegasan itu disampaikannya dalam Rapat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Lt II Gedung Gubernuran, Senin (14/6/2021).

Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono hadir langsung dalam rapat yang juga turut digelar secara virtual itu. Dalam rapat turut mendengarkan paparan dari Wakin Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, dengan disaksikan Pj Sekda Prasetyo Aribowo serta forkompimda.

Gubernur secara tegas menyatakan, masalah temuan varian baru di Cilacap dan Kudus hendaknya disikapi secara tindakan luar biasa. Bahkan laporan dari 35 kabupaten/ kota pun menunjukkan temuan serupa. Dari paparan daerah pun kasus Covid-19 mulai naik.
Tindakan yang harus dilakukan daerah, yakni untuk memberlakukan PPKM mikro bagi kawasan dengan temuan kasus tinggi. Pembatasan kegiatan sosial keagamaan pun harus dilakukan. Terpenting adalah penambahan jumlah tempat tidur di rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19.
“Penambahan tempat tidur di rumah sakit sangat penting supaya pasien tertangani. Bupati dan wali kota juga harus meminta aparaturnya untuk bersikap tegas bagi warga yang positif terpapar virus namun keluyuran di luar. Ada tindakan untuk mengisolasi warga tersebut,” ucapnya.
Selanjutnya mengenai vaksinasi, orang nomor satu di Jateng itu pun berharap ada kebijakan secara masif menyelesaikannya. Dengan harapan pada Juni ini vaksinasi harus sudah menyelaikan tahap pertama. Stok daerah yang habis akan dikoordinasikan dengan pusat supaya bisa ditambah,” ucapnya.(azhar/priyanto)








