LIHAT KEBUN : Anggota DPRD Jateng M Zen petani jeruk di Desa Pesagen, Kecamatan Gunungwungkal.(foto: evi rahmawati)
PATI – Muhammad Zen, pria asal Pati yang memilliki konten di Youtube dengan salawatannya merupakan sosok yang sederhana, ramah, dan juga dekat dengan siapa pun. Dalam kesibukannya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Muh Zen yang punya hobi bersholawat ini juga mempunyai hobi mengunjungi para petani di Kabupaten Pati dalam kegiatan dialog TV Proaktif, Jum’at (23/6/2023).

Diawali dari menyapa petani jeruk di Desa Pesagen, Kecamatan Gunungwungkal, jalan yang berkelok tak menyurutkan niatnya untuk melihat secara langsung perkebunan jeruk milik Bawi. Jeruk yang ditanam ini merupakan jenin siyam madu, rasa yang manis dan cenderung besar ini pasti disukai oleh semua orang. Bawi berharap, kebun miliknya ini nantinya bisa menjadi tempat wisata petik buah.
“ Rencananya dalam bulan-bulan ini, perkebunan akan saya buka untuk umum, dengan tiket masuk sebesar Rp.5000,- pengunjung bisa masuk dan makan jeruk sepuasnya, tetapi apabila mereka ingin membawa pulang buah jeruk, harga Rp 20.000 per kilo,” jelas H. Bawi.
Setelah puas berkunjung ke kebun jeruk, Mas Zen, begitu sapaan akrabnya, menyempatkan diri menyambangi Fatayat NU yang sedang berkumpul di Desa Dukuhseti. Mas Zen punya harapan besar terhadap fatayat dalam hal pendidikan dan kesehatan keluarga.
“Fatayat ini mempunyai kewajiban memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang kesehatan dan juga pendidikan, dalam hal kesehatan anak saja, siapa yang bertanggjuwab kalo bukan seorang ibu, nah disinilah tugasnya remaja putri yang disini yang tergabung dalam Fatayat selalu mengajak kepada masyarakat untuk hidup sehat”.

Dalam Rangka pertumbuhan ekonomi, Mas Zen berjanji akan melakukan pemerataan pembangunan baik fisik maupun nonfisik. Masih di Kecamatan Dukuhseti, Mas Zen menyempatkan berwisata murah di kawasan Pantai Pesona, dan setelah itu, juga mengunjungi kediaman H. Ismail, yang disamping rumahnya dibangun taman edukasi Kelapa Kopyor, di tempat ini orang bisa asyik menikmati kelapa kopyor segar dan juga ada tempat bermain untuk anak-anak.
Padatnya kegiatan mas Zen setiap hari dijalani dengan senang, dan terakhir mas Zen menjadi narasumber dalam acara pertemuan guru-guru swasta di Dukuhseti.
“Sebagai anggota dewan yang berada di Komisi E, saya akan terus mengawal kepentingan guru swasta, terutama masalah kessejahteraannya, kalo guru negri sudah pasti sejahtera, kalo gurui swasta kan kasihan kalo tidak sejahtera, karena mereka punya tanggungjawab besar terhadap anak didiknya” katanya mengakhiri kegiatan.(ayuut/priyanto)








