LIHAT KANDANG : Jajaran Komisi B melihat kandang milik
BBPTU-HPT Kementerian Pertanian di Banyumas.(foto: ervan ramayudha)
BANYUMAS – Komisi B DPRD Jateng berkunjung ke Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijau Pakan Ternak (BBPTU-HPT) milik Kementerian Pertanian di Baturraden, Banyumas, Senin (5/10/2020).
Maksud dan tujuan kunjungan tersebut guna melakukan pengawasan dan pemantauan dampak pandemi Covid – 19 terhadap produksi bibit ternak.

Rombongan dewan yang dipimpin Ketua Komisi B Sumanto diterima Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden Drh Sintong HMT Hutasoit.
Kepada Komisi B, Sintong menjelaskan, bibit unggul sapi yang dihasilkan mampu meningkatkan produksi susu nasional. Secara keseluruhan kawasan balai besar memiliki lahan seluas 241,06 ha. Ada kandang freestall 3 unit kapasitas 360 ekor, kandang tambat empat unit kapasitas 120 ekor, kandang pedet kapasitas 220 ekor, kandang karantina 1 unit, pengelolaan susu kapasitas 24 ekor / periode pemerahan 20 menit, serta memiliki instalasi biogas. Untuk pembuatan pakan ternak fermentasi/silase Kapasitas produksi lebih 2,000 ton.
Dijelaskan pula sejak 2016 sampai 2020, jumlah bibit sapi yang didistribusikan sebanyak 1.817 ekor sapi dan 660 eko kambing ke DKI Jakarta, Sumut, Jatim, Jabar, DI Yogyakarta, Jambi, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan.
Dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan populasi ternak ruminansia potong memberikan bantuan indukan sebanyak 1.248 ekor di sembilan provinsi seperti di Sulawesi Barat, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Jawa Timur. Untuk hasil silangan bibit unggul hewan yang kami jual semua nya memiliki sertifikat.
Dari kunjungan itu, Sumanto menegaskan, secara keseluruhan pandemi Covid-19 belum mempengaruhi masalah peternakan terutama untuk pembibitan.(ervan/priyanto)








