Ekspo UMKM Turut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jateng

1000412899

JADI JURI : Ketua Komisi B Sri Hartini saat menjadi juri dalam lomba memasak ikan pada Pameran UMKM di halaman Kantor Gubernuran.(foto: choirul amin)

SEMARANG – DPRD Provinsi Jawa Tengah turut menyukseskan serangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Jawa Tengah. Salah satu acara yang turut menyedot perhatian masyarakat adalah digelarnya pameran (ekspo) UMKM selama tiga hari mulai Rabu sampai Jumat (20-22/8/2025) di depan Kantor Gubernur dan Gedung Berlian, Kota Semarang.

Di sela-sela mengunjungi pameran, Ketua Komisi B Sri Hartini memberi apresiasi dengan kegiatan tersebut. Banyak nilai positif salah satunya mengangkat hasil usaha UMKM serta mendorong masyarakat untuk membeli produk-produk usaha kecil.

“Rangkaian kegiatannya ada tiga kabupaten dan kota, Upacara hari jadi di Batang, pagelaran seni-budaya di Jepara, dan kali ini pameran/expo UMKM Jateng dan kuliner di Semarang yang dibuka langsung oleh Pak Sekda tadi. Pameran atau ekspo UMKM ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Jateng,” kata politikus Partai Gerindra usai pembukaan pameran yang dihadiri langsung Sekda Sumarno, Ketua TP PKK Jateng Nawal Nur Arafah Yasin.

Pada pameran kali ini bertujuan untuk mengangkat potensi yang ada di Jateng, termasuk produk-produk usaha kecil mikro (UMKM) lokal agar lebih dikenal masyarakat. Salah satunya adalah produk susu kurma “Qymlicous” dari warga Pedurungan, Kota Semarang.  Selain itu, ada perlombaan memasak dengan bahan pokok ikan di tengah-tengah acara.

“Sangat bagus, selain untuk pengenalan produk umkm jateng, kali ini ada lomba memasak dengan bahan pokok ikan. Hal ini sangat bagus karena mendorong masyarakat untuk gemar makan ikan dan juga dalam rangka mencapai ketahanan pangan nasional yaitu dengan makan produk lokal yaitu makan ikan,” tambah Sri Hartini yang turut ditunjuk menjadi juri lomba memasak ikan.

Swasembada pangan merupakan tujuan utama pemerintah Indonesia dalam rangka mencapai ketahanan pangan nasional. Untuk mewujudkannya, pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan-kebijakn strategis mencakup aspek produksi, distribusi, hingga stabilisasi harga pangan. “Kita semua harus saling bekerja sama antara Pemerintah, stakeholder, BUMN dan BUMD untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan,” tutupnya.(amin/priyanto)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan