FOTO BERSAMA : Komisi A berfoto bersama dengan KPU Sragen dalam kunjungan kerja.(foto: evi rahmawati)
SRAGEN – Komisi A DPRD Jateng berkunjung ke KPU Sragen, Jumat (23/2/2024). Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komis A Muhammad Saleh.

Saleh menyampaiakan maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah untuk mengetahui proses rekapitulasi pelaksanaan pemilu di Sragen, apakah berjalan dengan lancar, terkait dengan hambatan dan juga anggaran yang tersedia.
Ketua KPU Sragen, Prihantoro PM menjelaskan, pelaksanaan pemilu pada 14 Februari lalu telah berjalan dengan lancar tanpa halangan, termasuk dengan proses penghitungan suara. Mengenai anggaran , sama sekali tidak ada kendala. “Dalam pelaksanan pemilu ini, kami diberikan anggaran sebesar Rp 39 miliar dari pemerintahan daerah, yang pencairan bertahap, 50% diawal dan sisanya kemudian,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Muhammad Yunus, politisi dari PAN yang kebetulan salah satu dapilnya adalah Kabupten Sragen, menyampaikan bagaimana membangun kepercayaan di masyarakat, yakin bahwa tidak adanya penyelewengan maupun kecurangan dalam penyelenggaraaan Pemilu ini.
Menanggapi hal tersebut, Prihantoro mengatakan bahwa pemilu ini rekapitulasi didesain dengan Undang Undang berjenjang, yaitu dari TPS, kelurahan, kecamatan dan kemudian di KPU. Dan hasil penghitungan di TPS bisa langsung diumumkan sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan informasi tersebut.
Kemudian Tim Teknis KPU Kab. Sragen, Mukhsin menambahkan penjelasan bahwa Sirekap ini bertujuan untuk mempublikasi dan transparasi untuk seluruh masyarakat.
“ Pemilu bisa benar-benar terlaksana secara transparan, dan informasi segera tersampaikan pada masyarakat, tapi karena adanya system yang kurang pas, maka terjadilah salah rekap, dalam hal ini KPU sedang memperbaiki System dengan tidak mengubah form C hasil. Untuk partai politik yang tidak memiliki saksi di TPS, tidak perlu kawatir karena bisa langsung melihat rekapan C Hasil yang sudah di upload di Infokpu.go.id,” tambahnya.
Seluruh Anggota Komisi A DPRD Prov. Jateng berharap , bahwa pelaksanaan Pemilu yang akan datang bisa diperbaiki lagi untuk sistem dan segala sesuatunya, sehingga masyarakat benar-benar yakin bahwa Pemilu ini adalah jujur dan transparan.(evi/priyanto)








