PARIPURNA VIRTUAL. Sukirman bersama Quatly Abdulkadir Alkatiri dalam rapat paripurna virtual, Kamis (28/10/2021), yang dihadiri Ganjar Pranowo. (foto teguh prasetyo)
GEDUNG BERLIAN – Mengawali rapat paripurna secara virtual yang bertepatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021), Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman menyempatkan untuk mengajak Anggota Dewan memberikan selamat ulang tahun kepada Gubernur Ganjar Pranowo. Usai memberikan selamat, Sukirman membacakan jumlah peserta rapat yang hadir.
“Dalam rapat ini, hadir sebanyak 48 orang dan 86 secara virtual dari total 119 Anggota Dewan. Sesuai peraturan DPRD, jumlah itu sudah memenuhi kuorum. Memasuki agenda pertama, penjelasan usul prakarsa raperda dari Komisi E,” katanya didampingi Wakil Ketua DPRD lainnya, Quatly Abdulkadir Alkatiri.

Agenda yang dibahas dalam rapat diantaranya penjelasan usul prakarsa raperda dari Komisi E, pendapat akhir fraksi terhadap Raperda APBD 2022, penetapan Raperda APBD 2022, dan pendapat akhir gubernur terhadap APBD 2022. Sukirman kemudian mempersilahkan Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng Inna Hadianala membacakan laporan Raperda tentang Pengarusutamaan Gender (PUG).

Dalam penjelasannya, Inna mengatakan bahwa Raperda PUG itu untuk memastikan bahwa laki-laki dan perempuan mendapat akses yang sama memperoleh informasi dan terlibat dalam pembangunan. Dengan begitu, kualitas masyarakat di Jateng dapat terjaga dengan menghindari adanya ketimpangan gender.
“Pembangunan daerah harus menghadirkan akses bagi seluruh masyarakat dengan memperhatikan kesetaraan gender. Dengan perda itu, nantinya bisa menjadi pedoman/ acuan bagi aparatur negara dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah,” kata Inna.

Dilanjut dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap Raperda APBD 2022. Masing-masing fraksi kemudian menyerahkan laporannya kepada Pimpinan DPRD (Pimwan) dan gubernur yang dimulai berurutan dari Fraksi PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, Partai Golkar, PKS, PPP, PAN, dan Fraksi Partai Demokrat.
Secara maraton, agenda rapat terus dilanjutkan dengan penyampaian laporan Bapemperda mengenai Propemperda 2022. Dibacakan Anggota Bapemperda, Ida Nur Sa’adah, bahwa penyusunan perda dilakukan setiap tahunnya, baik usulan DPRD maupun gubernur.

Dalam laporannya, sejumlah raperda yang diusulkan pada 2022 diantaranya Raperda Penyelenggaraan Penyiaran dari Komisi A, Tata Kelola & Pemasaran Ekspor Produk UMKM & Pertanian-Peternakan-Perikanan dari Komisi B, Pengelolaan Keuangan Daerah dari Komisi C, Perubahan Perda 20/2003 tentang Pengendalian Pencemaran Air dari Komisi D, Ketenagakerjaan dari Komisi E, dan Penanaman Modal di Jateng dari Bapemperda. Usulan dari gubernur yakni Raperda tentang Fasilitasi & Sinergitas Penyelenggaraan Pesantren di Jateng dan Raperda Penyelenggaraan Ketentraman-Ketertiban-Keamanan & Perlindungan Masyarakat.
“Kami berharap Anggota Dewan menyetujui usul prakarsa raperda tersebut untuk ditetapkan menjadi keputusan DPRD. Terima Kasih,” kata Ida.

Setelah ditetapkan, agenda selanjutnya adalah laporan Banggar yang dibacakan Sekretaris DPRD (Sekwan) Urip Sihabudin. Dalam laporan itu, terurai rancangan APBD 2022 yakni Pendapatan Daerah Rp 24,24 triliun dan Belanja Daerah Rp 24,53 triliun dengan Defisit Rp 286,12 miliar. Untuk Pembiayaan Daerah, Penerimaan pembiayaan Rp 1,17 triliun dan Pengeluaran pembiayaan Rp 891 miliar dengan SiLPA Nihil.
“Rekomendasi Banggar yakni, untuk percepatan pencapaian target pembangunan daerah, agar dilakukan evaluasi dan kajian,” kata sekwan, saat membacakan laporan Banggar DPRD.

Dilanjut dengan pendapat akhir gubernur terhadap APBD 2022. “Kita berharap postur APBD akan dikonsultasikan ke Kemendagri dan mudah-mudahan bisa mensejahterahkan masyarakat,” pungkas gubernur, yang dilanjutkan pula dengan agenda penandatangan persetujuan bersama APBD Jateng 2022 oleh pimwan dan gubernur. (ariel/priyanto)








