• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

DPRD Dorong Seni Tradisional Tetap Inovatif

08/03/2021
in BERITA, KOMISI E
DPRD Dorong Seni Tradisional Tetap Inovatif

Muh. Zen (foto setyo herlambang)

GEDUNG BERLIAN – Pandemi Covid-19 sudah memukul mundur semua sektor, salah satunya sektor seni budaya. Dampaknya, banyak gelaran seni tradisional ditiadakan karena adanya pembatasan sosial.

Menyoroti hal itu, DPRD Provinsi Jateng menilai gelaran tersebut masih perlu dilaksanakan, sepanjang tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Demikian disampaikan Anggota Komisi E DPR Provinsi Jateng Muh Zen, saat acara ‘Dialog Parlemen’ yang disiarkan Radio Jatayu 102.8 FM dan RRI Semarang dengan tema ‘Kesenian Tradisional Tantangan & Harapan’ di Studio Berlian TV Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Senin (8/3/2021).

Dalam dialog itu, ia mengakui banyak keluhan dari komunitas seni tradisional selama pandemi ini. Ia menilai pemerintah perlu melakukan upaya strategis untuk mendukung kesenian tradisional agar tetap eksis dan bisa bangkit karena banyak pegiatnya menggantungkan hidup dari kesenian tersebut.

Dikatakan, kesenian tradisional bisa tetap berkarya dengan menggandeng generasi muda yang mampu memanfaatkan ruang digital pertunjukan. Saat ini, pertunjukan dalam jaringan (daring/ online) bisa dilakukan sebagai wadah agar tetap eksis.

“Banyak keluhan datang, baik dari komunitas seni tradisional maupun masyarakat penggemarnya, karena kehilangan tempat untuk melihat dan menikmati seni asli milik masyarakat Jateng seperti ludruk atau wayang orang. Pembatasan sosial selama ini telah membuat pegiatnya terpaksa beralih profesi sampai menjual alatnya hanya untuk memenuhi kebutuhan harian sehingga hal itu dapat menjadi perhatian serius. Untuk bisa kembali tampil di tengah pembatasan sosial, perlu langkah-langkah strategis agar bisa dinikmati penggemarnya dan seni tradisonal mendapat ruang yang sama dengan seni modern. Dengan menggandeng komunitas pemuda kreatif lewat pemanfaatan media daring, bisa menjadi solusi altenatif karena saat ini media daring banyak peminatnya. Pemerintah bersama dinas terkait perlu berupaya memfasilitasi pegiat tradisional tetap eksis. Tentunya, dengan mematuhi protokol kesehatan dan dukungan dari masyarakat juga diperlukan,” kata Politikus PKB itu.

Senada, pembicara lain dalam dialog tersebut, Humas Wayang Orang Ngesti Pandowo Bambang Iss Wirya juga mengakui saat ini ruang ekspresi sangat minim sehingga membuat kesenian tradisional kurang dilrik. Terlebih, pandemi Covid-19 telah menurukan jumlah penonton dan hampir tidak ada karena pembatasan sosial.

Namun, kata dia, inovasi sudah dilakukan secara berlahan oleh pengurus Laskar Muda Wayang Orang Ngesti Pandawa dengan pertunjukan media daring sehingga sekarang cukup mendapat ruang di kalangan masyarakat. Dukungan pemerintah juga sangat diperlukan, terutama pemberian ruang pertunjukan secara langsung dengan mengikuti protokol kesehatan. Disamping itu, ia sepakat adanya dorongan dari kalangan muda dalam memproduksi seni tradisional, mulai dari pra produksi sampai pasca produksi ditampikan secara baik, agar kembali menarik minat masyarakat.

“Wayang Orang Ngesti Pandowo tetap melakukan berbagai inovasi untuk mengahadirkan pertunjukan agar bisa dinikmati ditengah pandemi dengan cara melalui ruang digital media daring. Pertunjukan online bisa menjadi cara tetap eksis walaupun banyak kendala karena ekspresi dan interaksi penonton tidak bisa dirasakan para pemain. Dalam hal ini, Laskar Muda Ngesti Pandowo adalah sekumpulan anak muda yang peduli budaya leluhur dan mencoba ditampilkan secara kreatif lewat ruang digital sehingga membuat para pegiatnya tetap eksis. Namun, kami sangat mengharapkan dukungan pemerintah melalui dinas terkait dan komunitas penggerak agar bisa menampilkan pertunjukan secara langsung dengan mematuhi protokol kesehatan. Untuk teknis pelaksanaannya seperti menjaga jarak, baik antar pemain maupun penonton, tetap terjaga,” jelasnya. (setyo/ariel)

Previous Post

BBPTT Perlu Efektifkan Kinerja untuk Masyarakat

Next Post

Tingkat Partisipasi Pemilih di Kota Pekalongan Melebihi Target

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Ditinjau, SMK Negeri Jateng di Purbalingga
BERITA

Ditinjau, SMK Negeri Jateng di Purbalingga

10/03/2026
Dipantau, Kesiapan Tol Yogyakarta-Bawen untuk Arus Mudik 2026
BERITA

Dipantau, Kesiapan Tol Yogyakarta-Bawen untuk Arus Mudik 2026

10/03/2026
Pantau Harga Pangan di Pekalongan, Cabai Tembus Rp 120 Ribu
BERITA

Pantau Harga Pangan di Pekalongan, Cabai Tembus Rp 120 Ribu

09/03/2026
Jelang Mudik, Pemprov Jateng Pastikan Pangan, Energi, dan Infrastruktur Siap
BERITA

Jelang Mudik, Pemprov Jateng Pastikan Pangan, Energi, dan Infrastruktur Siap

09/03/2026
Komisi A & Bupati Tegal Bicara Layanan Publik
BERITA

Komisi A & Bupati Tegal Bicara Layanan Publik

09/03/2026
Arus Mudik Lebaran 2026, Dipastikan Kesiapan Jalan Provinsi Wilayah Magelang
BERITA

Arus Mudik Lebaran 2026, Dipastikan Kesiapan Jalan Provinsi Wilayah Magelang

09/03/2026
Next Post
Tingkat Partisipasi Pemilih di Kota Pekalongan Melebihi Target

Tingkat Partisipasi Pemilih di Kota Pekalongan Melebihi Target

Dipantau, Renovasi RTLH di Boja Kendal

Dipantau, Renovasi RTLH di Boja Kendal

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah