• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Dewan Gali Informasi Kinerja RS Haji Medan

27/01/2020
in BERITA, KOMISI C
Dewan Gali Informasi Kinerja RS Haji Medan

KUNJUNGI RS. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdialog dengan pihak RS Haji di Kota Medan Provinsi Sumut, Senin (27/1/2020), membahas soal performa kinerja RS. (foto dewi sekarsari)

MEDAN – Komisi C DPRD Jateng kali ini ingin mengetahui lebih lanjut peningkatan kualitas layanan dan performa RSUD di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (27/1/2020). Di sana, rombongan dewan diterima oleh Kepala Disdukcapil Ismail Iskandar dan Direktur Utama RS Haji Medan Khainir Akbar.

Pada kesempatan itu, Ismail Iskandar menjelaskan pihaknya kini terus giat membangun untuk mewujudkan Sumut yang maju, aman dan bermartabat. Fokusnya yakni peningkatan infrastruktur, akses pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan yang prioritasnya adalah daya saing luar sektor yaitu pertanian dan pariwisata. Namun, terkait sektor BPJS, hal itu sudah masuk masalah nasional. 

“Dari segi operasional (RSUD) tidak ada halangan. Struktur organisasi, ada dewan pengawas yang sedia melakukan pengawasan terhadap operasionalisasi. Dalam hal ini, dewan pengawas tentu menyampaikan progres apa yg diawasi dan laporan kepada gubernur melalui BPKAD. Dari sisi pengembangan ke depan, melayani masyarakat golongan ke bawah dan sudah diprogramkan. Diharapkan, rumah sakit haji bisa meningkat ke ranah internasional,” tegasnya.

Sementara, Direktur Utama Rumah Sakit Haji Medan Khainir Akbar mengatakan pendapatan utama rumah sakit yakni melalui BPJS. “Kami memang menjaga betul hubungan dengan BPJS,” ungkapnya. 

Untuk memaksimalkan peningkatan pelayanan di Rumah Sakit Haji Medan, pihaknya mempersiapkan beberapa terobosan. Salah satunya yakni merubah sikap dari pelayanan itu sendiri, baik dari dokternya atau paramedisnya. Selain itu, melakukan kerjasama-kerjasama atau promosi ke instansi terdekat supaya datang kembali ke RS Haji karena sudah terjadi adanya perubahan. 

“Mengubah cara kami melayani pasien, profesional, ramah, dan punya rasa empati,” tegasnya. 

Rencananya, lanjut dia, pada tahun ini ada strategi bahwa RS Pemerintah wajib lebih dari 50% memiliki kelas 3. Di RS Haji, dari 248 jumlah kamar akan ditingkatkan ke 750 dan setengahnya adalah Kelas 3 dan BPJS. 

“Kami akan membuat deal dengan dokter-dokter spesialis masalah honor karena aset utama RS adalah spesialis dan spesialisasi. Kalau mereka mogok atau tidak serius, pasti itu tidak baik untuk RS. Kami minta ke mereka full profesional, dari jam 8 pagi hingga 3 sore harus ada di RS Haji dan sudah disiapkan sekaligus diperhitungkan dananya sebanyak  Rp 1,7 triliun,” jelasnya.  

Dikatakannya, Gubernur sempat mengabarkan bahwa RS Haji Medan akan diubah ke taraf internasional, maka sarpras RS perlu dikembangkan. Dengan adanya perubahan ke taraf internasional itu, maka dokter spesialis akan ditambah menjadi 66 lebih. Ia juga mengatakan, untuk merealisasikannya, maka diperlukan pergub soal honorarium dokter, yang merupakan aset utama rumah sakit.

“Tujuan perubahan itu untuk menunda para pasien berobat ke luar negeri. Kepala dinas nanti kami kasih tahu bahwa kebutuhan dokter spesialis ataupun dokter umum berapa banyak, disanding keperawatan atau non medik kami juga sudah membuat perencanaannya semua. Apa pun jika idenya bagus tapi kalau SDM-nya ada dan tidak disejahterakan ya sama aja. Maka, kombinasi antara SDM dan fasilitas sarpras yang baik itu bisa menghambat masyaraka agar tidak berobat ke luar negeri,” terangnya. 

Mendengar hal itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto Saputro mengagumi perubahan yang sudah direncanakan tersebut. Harapannya, perubahan itu benar-benar meminimalisir masyarakat untuk berobat ke luar negeri, yang biayanya begitu mahal. Sehingga, yang berobat ke luar negeri itu dianjurkan untuk kembali kesini karena sudah ada RS yang bertaraf internasional.

“Pak Gubernur luar biasa. Modal nekat, dengan APBD Rp 14 triliun dan pembangunan RS ke taraf Internasional ini butuh Rp 1,7 triliun jadi luar biasa dan perlu ditegakkan,” ujar Sriyanto sekaligus menutup pertemuan. (dewi/ariel)

Previous Post

Pelajari Pelestarian Cagar Budaya di BPCB DIY

Next Post

Dewan Studi Banding Tata Kelola Air ke Lampung

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran
BERITA

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran

25/02/2026
Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen
BERITA

Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen

25/02/2026
Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
BERITA

Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

25/02/2026
BPR BKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng
BERITA

BPR BKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng

24/02/2026
Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai

24/02/2026
Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi
BERITA

Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi

24/02/2026
Next Post
Dewan Studi Banding Tata Kelola Air ke Lampung

Dewan Studi Banding Tata Kelola Air ke Lampung

DPRD Jateng Jadi Rujukan Penyusunan Naskah Akademik

DPRD Jateng Jadi Rujukan Penyusunan Naskah Akademik

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah