BICARA ANGGARAN. Diskusi antara Setwan Provinsi Kaltara dan Setwan Provinsi Jateng di Ruang Studio Humas, Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Jumat (12/11/2021), membahas penyusunan anggaran kegiatan kundapil dan kegiatan sosialisasi. (foto alfariz firdausya bintang permana)
GEDUNG BERLIAN – Penyusunan anggaran terkait kegiatan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) dan kegiatan sosialisasi menjadi topik hangat dalam perbincangan antara Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Setwan Provinsi Jateng. Diskusi itu dilaksanakan di Ruang Studio Humas, Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Jumat (12/11/2021).

Dalam penyampaian Dian Hidayat selaku perwakilan rombongan Setwan Provinsi Kaltara kepada Kasubbag Program Bagian Keuangan Setwan Provinsi Jateng Nandaru Kelono Bawono bersama Kasubbag Protokol Bagian Humas Yohan Fitriadi, pihaknya menanyakan soal penyusunan anggaran Kundapil dan sosialisasi di Setwan Provinsi Jateng. Hal itu mengingat di DPRD Provinsi Kaltara baru akan dilaksanakan pada 2022.
“Bagaimana penyusunan anggaran Kundapil dan Sosialisasi itu di Jateng” tanyanya.
Menjawab pertanyaan tersebut, Nandaru menyampaikan bahwa kegiatan Kundapil di Jateng sudah dilaksanakan sejak tahun ini. Dalam penyusunannya, Kundapil dimasukan dalam rencana kerja DPRD, menginduk dengan kegiatan Kunjungan Kerja. Kegiatan Kundapil pada 2021 ini lebih di fokuskan pada penanganan pandemi Covid-19.
“Kegiatan kundapil masuk di Renja (Rencana Kerja) DPRD, berfokus pada penanganan Covid 19,” kata Nandaru.

Sementara, Yohan Fitriadi menyampaikan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dan Sosialisasi Perda pada 2021 masih dalam kegiatan dialog, mengingat masih pandemi Covid 19 dan terkait larangan mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Namun, pada prinsipnya sosialisasi dapat tersampaikan ke masyarakat melalui media penyiaran.
“Karena Pandemi, jadi kami sosialisasikan melalui media penyiaran,” pungkas Yohan. (ariel/priyanto)








