PERTEMUAN : Ketua Komisi A Muhammad Saleh memimpin jalannya pertemuan dengan KPU Jateng di ruang rapat komisi.(foto: choirul amin)
SEMARANG – Komisi A menerima audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng di ruang rapat komisi, Senin (17/1/2022). Pertemuan itu merupakan langkah awal dari proses persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 2024.

“Kami bermaksud meminta saran dan masukan terkait perencanaan persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan diselenggarakan tahun 2024,” Kata Ketua KPU Yulianto Sudrajat.
Dalam penjelasannya singkat, Yulianto memaparkan secara runtut proses perencanaan yang sedang dilaksanakan KPU Jateng. Mulai dilakukan simulasi tahapan program dan jadwal persiapan dan penyelenggaraannya di tahun 2024.

Proyeksi jumlah pemilih dan TPS pemilihan tahun 2024, Yulianto Sudrajat menjelaskan, dari 35 kab/kota rencana terdapat 30 juta-an yang terbagi dalam sekitar 82 ribu TPS. Prosesnya kami sesuaikan dengan UU No. 10/2016, keputusan KPU, dan juga SE dari KPU.
Dalam hal teknis pelaksanaan, ada sedikit perbedaan terkait pemilihan di 2024, terutama ada konsep berbagi honorarium badan penyelenggara pemilu dengan demikia pembebanan anggarannya terbagi antara KPU Jateng dan kabupaten/kota itu sendiri.
“Karena untuk ke depan berbarengan Pemilihan Umum, maka teknis nya kami menggunakan sharing honorarium sehingga anggaran kabupaten/kota juga masuk dalam hitungan kami dengan proyeksi 50:50,” imbuh Drajat sapaan akrabnya.

Ketua Komisi A Moh Saleh menyambut baik, langkah awal yang dikerjakan KPU Jateng. “Sudah dijelaskan langkah-langkah strategi dari KPU Jateng untuk menyambut Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2024. Sudah baik, semoga diberi kelancaran,” tutupnya.(amin/anif)








