Sumanto. (foto setyo herlambang)
SEMARANG – Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang ke-74 pada 12 Juli ini mengambil tema ‘Transformasi Digital Koperasi Menuju Bisnis Modern yang Kuat & Bermartabat’. Membaca tema itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sumanto mengaku sependapat bahwa koperasi masih mampu ‘menolong’ masyarakat yang terus bergelut dengan kondisi pandemi ini.
Ia mencontohkan Provinsi Jateng yang memiliki sektor pertanian, peternakan, dan perikanan luas jangan hanya memfokuskan kegiatan pada sisi produksi semata. Namun, para petani, peternak, nelayannya juga bisa berperan dengan menjadi anggota koperasi.
“Lantas, ketika petani, nelayan dan peternak itu berkoperasi, maka hal tersebut menunjukan bahwa mereka telah ikut andil membantu pemerintah. Setelah mereka berkoperasi, pemerintah terbantu karena secara tidak langsung keberadaan mereka telah terorganisir dengan baik. Tugas pemerintah selanjutnya adalah menguatkan keberadaan ‘Koperasi Pangan’ tersebut, terlebih di era modern ini,” kata Politikus PDI Perjuangan itu, Senin (12/7/2021).
Bahkan, ia meyakini selama pandemi ini sumber kekuatan di provinsi ini ada pada sektor-sektor tersebut. Untuk itu, pada Harkopnas ke-74 ini, ia berharap ke depan kegiatan usaha Koperasi Pangan tersebut bisa maksimal sehingga kesejahteraan anggotanya yang merupakan petani, nelayan, dan peternak terjamin.
“Dalam hal ini, Komisi B menggagas raperda tentang peningkatan dan pengembangan balai ternak, balai perbenihan ikan, kebun benih tanaman pangan dan hortikultura. Harapannya, anggota Koperasi Pangan bisa mengakses bibit dan benih yang unggul dari setiap balai milik pemerintah provinsi. Sehingga, hasil produksi bisa berkualitas baik yang nantinya berpengaruh terhadap besaran nilai harga jual hasil produksi,” terangnya.
Dikatakan, keberhasilan Koperasi Pangan itu akan memberikan efek domino yang positif pula terhadap kegiatan UMKM seperti kesediaan bahan baku UMKM akan terpenuhi sehingga bisa mandiri. Capaian lainnya adalah terbukanya lapangan pekerjaan sehingga akan menurunkan angka pengangguran di Jateng.
“Kami sadari bahwa dalam hal ‘Transformasi Digital Koperasi menuju Bisnis Modern yang Kuat dan Bermartabat’ perlu didorong dengan kesungguhan dukungan dari pemerintah, akademisi, dan pemuda. Karenanya, mari kepada semua warga, kita majukan Koperasi Pangan, kita manfaatkan era modern ini untuk kemajuan Provinsi Jateng,” tandasnya. (ariel/priyanto)








