TERIMA LAPORAN : DPRD Wonogiri melaporkan problematika PPDB kepada Set.DPRD Jateng guna disampaikan ke Komisi E.(foto: m faiz)
GEDUNG BERLIAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wonogiri melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jateng, Kamis (9/7/2020). Kunjungan itu dimaksudkan perihal problematika seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Wonogiri Siti Hardiyani dan diterima Kepala Bagian Umum Set.DPRD Jateng Edy Siswanto di ruang rapat pimpinan lantai 1, Gedung Berlian.
Siti menyampaikan, pada PPDB tahun ajaran 2020/2021 perlu dievaluasi. Banyak kekurangan sehingga menjadikan siswa kesulitan mendapatkan sekolah. Dia mencontohkan ada SMK di salah satu kecamatan yang berbatasan dengan provinsi lain hanya menerima 14 peserta didik dari sekitar kecamatan tersebut. Sebaliknya peserta didik dari provinsi lain justru mendominasi di SMK tersebut.
“Masyarakat merasa berat jika menyekolahkan di kecamatan lain karena jarak yang jauh akan memakan biaya yang lebih banyak,” katanya.
Selain itu, ia menyampaikan ada dua kecamatan yang belum ada sekolah tingkat SMA baik negeri maupun swasta, sehingga banya anak yang tindak melanjutkan ke tingkat pendidikan menengah atas.
Siti berharap problematika tersebut dapat disampaikan ke Komisi E agar bisa ditindaklanjuti dan mendapat respons yang terbaik buat Wonogiri.
Sementara, Edy mengatakan problematika tersebut akan disampaikan ke Komisi E sesuai dengan bidang yang mengampu Pendidikan.
“Problematika PPDB tidak hanya terjadi di Wonogiri tapi di Kabupaten lain yang ada di Jateng, kami sudah inventarisi problematika tersebut dan kami akan sampaikan ke Komisi E DPRD Prov. Jateng,” tutupnya.(faiz/priyanto)







