• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Jumat, 27 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Komisi D Pantau Kondisi Jalan Solo Raya

24/02/2026
in BERITA, KOMISI D
Komisi D Pantau Kondisi Jalan Solo Raya

CARI DATA. Komisi D mencari data dan masukan mengenai kondisi jalan yang berada di wilayah BPJ Surakarta dan mendapatkan masukan guna penyusunan raperda.(foto: teguh prasetyo)

SURAKARTA – Dalam rangka penyusunan Raperda Standariasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jawa Tengah, Komisi D DPRD Jateng berkunjung ke Balai Pengelola Jalan (BPJ) Wilayah Surakarta Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026). Kunjungan dilakukan dalam rangka mencari data dan masukan mengenai kondisi jalan yang berada di wilayah BPJ Surakarta dan mendapatkan masukan guna penyusunan raperda. 

Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Nur Saadah, yang memimpin diskusi, menyampaikan bahwa pihaknya tengah berproses menyusun Raperda Penyelenggaraan Stamdarisasi Jalan Provinsi Jawa Tengah. Karena itu, diperlukan masukan dari berbagai pihak agar regulasi yang dihasilkan benar-benar menjadi produk hukum yang komprehensif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan raperda ini disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan, termasuk berbagai kendala teknis yang dihadapi,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 yang akan direvisi, terdapat ketentuan standar lebar jalan provinsi minimal 7 meter. Komisi D ingin mengetahui persentase ruas jalan di bawah kewenangan BPJ Surakarta yang telah memenuhi standar tersebut, serta kendala yang dihadapi bagi ruas yang belum sesuai ketentuan.

“Sehingga ke depan ini bisa menjadi pertimbangan dalam menyusun dan menambahkan klausul-klausul dalam perda yang sedang kami susun,” katanya.

Politisi Fraksi PKB itu juga menyatakan dukungannya terhadap instruksi Gubernur Jawa Tengah agar tidak membiarkan jalan berlubang dalam waktu lama. Terlebih, saat ini pemerintah pusat hingga daerah tengah fokus pada penataan infrastruktur guna memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Saya mendukung instruksi gubernur, H-10 semua jalan provinsi tidak ada yang berlubang lagi. Kami di Komisi D juga akan melakukan pengawasan. Jika ada laporan dari konstituen, akan langsung kami sampaikan kepada kepala dinas untuk diteruskan ke BPJ seluruh wilayah Jawa Tengah,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai Pengelola Jalan (BPJ) Wilayah Surakarta Dinas PUPR Provinsi Jateng Agus Apriyanto menyampaikan kondisi jalan mantab yang di bawah BPJ Wilayah Surakarta adalah 91,89 % yaitu 382,24 km, menyisakan 8,11% atau 33,74 km. Sebagian sudah dilakukan betonisasi bertahap, namun beberapa kendala yang ditemui adalah mengenai pondasi jalan yang kurang baik di beberapa titik. Hal ini dikarenakan perubahan status dari jalan desa, jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Peningkatan status jalan, tidak diimbangi dengan peningkatan pondasinya sehingga jalan cepat rusak. Belum lagi, beberapa ruas menjadi rute truk bermuatan pasir. 

“Mengenai stadarisasi jalan 7 meter, di wilayah kami sudah ada 60% yang memenuhi standar. Untuk 40 % sisanya lebar sekitar 4,5 – 5 meter, perlu pembebasan lahan guna memenuhi 7 meter. Selain itu ada juga di ruas Kismantoro-Nawangan tidak bisa kita lebarkan karena mepet jurang dan tebing,” jelasnya.

Dia menambahkan, mengenai persiapan jalan rawan macet sudah kita identifikasi selain itu persiapan alat dan material perbaikan jalan posisi stanby, setiap saat bisa digunakan. Di setiap ruas jalan ada mandor dan pokmasnya yang siap melakukan penambala jalan ketika ada jalan berlubang. Namun memang di musim hujan seperti ini, proses penambalan kejar-kejaran dengan lubang baru akibat curah hujan tinggi. “Tiap ruas ada mandor dan pokmasnya, kalua ada longsor dan pohon tumbang langsung siap diatasi. Pokmas tinggal di sekitar ruas jadi langsung. Kalua untuk partisipasi masyarakat kita aktif kalua ada lubang kita ada aduan, satu hari langsung eksekusi,” jelasnya.(teguh/priyanto)

Tags: DPRD Jatengkomisi dNur Saadah
Previous Post

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah

Next Post

Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran
BERITA

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran

25/02/2026
Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen
BERITA

Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen

25/02/2026
Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
BERITA

Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

25/02/2026
BPR BKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng
BERITA

BPR BKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng

24/02/2026
Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai

24/02/2026
Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi
BERITA

Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi

24/02/2026
Next Post
Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi

Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah