• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

PRIME TOPIC: Hoaks Beredar di Jateng Kiriman Luar Daerah

14/12/2020
in BERITA, KOMISI A
PRIME TOPIC: Hoaks Beredar di Jateng Kiriman Luar Daerah

MENJADI PEMATERI : Sejumlah narasumber menjadi pemateri dalam diskusi Prime Topic yang digelar bersama MNC Trijaya FM Semarang di Hotel Noormans.(foto: choirul amin)

SEMARANG – Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Moh Saleh beranggapan pada era sekarang ini masyarakat kurang menyaring tanpa terlebih dulu mengetahui isi maupun kebenaran dari informasi yang diterimanya dari media sosial (medsos).

Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam diskusi Prime Topic yang digelar bersama MNC Trijaya FM Semarang, dengan tema “Berlindung Dari Hoax”, di Hotel Noormans Semarang, Senin (14/12/2020).

Saleh berharap, masyarakat wajib terlebih dulu mencari sumber yang jelas manakala mendapatkan informasi apalagi berkaitan dengan kepentingan publik maupun yang berbau SARA.

“Berita bohong atau hoaks ini sangat berbahaya menurut saya, karena dapat menggiring opini masyarakat ke hal-hal yang negatif. Sebelum men-sharing berita yang didapat, kita perlu mencari tahu sumber informasi. Dengan begitu, kita bisa tahu bahwa berita atau informasi tersebut merupakan hoaks atau tidak,” ungkapnya.

Melalui pantauanya, Saleh menyebutkan pada Pemilu 2009 kemarin terutama pada pemilihan presiden media sosial menjadi ajang menyalurkan segala macam hoaks. Masyarakat diberikan informasi-informasi yang sudah jauh dari kebenaran. Sehingga semakin ke sini, publik terlalu sering disuguhkan berita yang tidak sebagaimana mestinya.

“Semakin lama masyarakat terlalu sering menerima berita bohong, lama kelamaan mereka akan menganggap hal itu sebagai kebenaran. Namun, semakin lama juga masyarakat kita juga semakin cerdas. Dengan begitu publik menjadi filter tersendiri dalam menyikapi hoaks tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Agung Kristiyanto mengungkapkan penyebaran hoaks atau berita bohong biasanya terjadi dalam agenda atau momen tertentu. Masyarakat belum semua mempelajari informasi yang mereka dapatkan, namun sudah berani untuk menyebarluaskan berita tersebut.

“Salah satu contoh di Jateng, kemarin tentang Undang-Undang Ketenagakerjaan. Nah, hal ini menjadi tugas kami untuk meluruskan berita tersebut, darimana sumbernya,” katanya.

Dari beberapa tahun belakang, ungkap Agung, hoaks di Jateng cenderung landai. Karena intensitasnya tidak setinggi yang ada di Ibu Kota. Dia juga menambahkan, hoaks yang beredar di Jateng merupakan berita kiriman dari luar Jateng.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Unika Soegijapranata Semarang Ridwan Sanjaya menuturkan adanya hoaks sejatinya sudah ada sejak zaman dahulu. Perbedaannya di masa sekarang berita hoaks cepat tersebar karena adanya media sosial yang tanpa batas. Dengan demikian yang membuat dampaknya menjadi semakin cepat menyebar.

“Intinya hoax tidak selalu menggunakan teknologi informasi, tapi kuncinya adalah bohong dan berbual. Jadi kalau dia tahu, dia tidak akan membual. Sebaliknya, kalau dia tidak tahu, pasti tidak akan berbicara apa-apa hanya bisa menyimak,” tegasnya.(amin/priyanto)

Previous Post

RAPAT PARIPURNA VIRTUAL: Persetujuan 2 Raperda

Next Post

Bambang “Kribo” Terima Audensi PWI Jateng

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai

24/02/2026
Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi
BERITA

Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi

24/02/2026
Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah
BERITA

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah

20/02/2026
Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng
BERITA

Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng

20/02/2026
Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD
BERITA

Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD

07/02/2026
Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 
BERITA

Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 

06/02/2026
Next Post
Bambang “Kribo” Terima Audensi PWI Jateng

Bambang "Kribo" Terima Audensi PWI Jateng

DPRD Jateng Raih Penghargaan LHKPN Terbaik

DPRD Jateng Raih Penghargaan LHKPN Terbaik

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah