RUANG SIARAN : Ketua Komisi B Sri Hartini berada di ruang siaran milik Garuda TV di bilangan Jakarta Selatan.(foto: bintari setyawati)
JAKARTA – Kehadiran Garuda TV diharapkan mampu menjadi penyeimbang informasi terutama terkait kinerja pemerintah. Sebagai televisi digital, kehadiran Garuda TV tak hanya bisa dirasakan masyarakat Indonesia namun turut bisa memberi dampak positif bagi Jateng.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Komisi B Sri Hartini saat bersama rombongan menyambangi stasiun televisi yang berkantor pusat di Jakarta Selatan itu. Kekayaan ekonomi Jateng mulai dari pertanian, peternakan, industri ekonomi kreatif bisa diberitakan di Garuda TV.
“Sebagai lumbung pangan nasional, tentu kita bisa mendorong Garuda TV bisa menyebarluaskan informasi mengenai upaya-upaya yang telah dilakukan Jateng. Saya sependapat Garuda TV bisa bersinergi dengan program – program di Jateng misalnya target lumbung pangan nasional dimana dalam hal ter sebut stok pangan cukup,” ucapnya.

Wakil Ketua Komisi B Sholeha Kurniawati menambahkan program untuk masyarakat harus disosialisasikan bersama. Hal ini mampu menjadi alat semangat untuk media lain agar ikut mengembangkan program bersama pemerintah untuk sosialisasi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut Fahmi Muhamad Anwari selaku Direktur Utama Garuda TV menjelaskan bahwa stasiun televisi ini hadir untuk menyeimbangkan pemberitaan negatif terhadap pemerintah. Isi berita atau acara merupakan perkembangan pemerintah dengan program – programnya yang sudah berhasil dan berguna untuk masyarakat. “Acara-acara budaya semuanya lebih keindonesiaan. Sinergi dengan kementerian dan BUMN dengan program UMKM, masyarakat perlu tahu bahwa banyak hal yang sudah dilakukan pemerintah untuk masyarakat yang mungkin belum diketahui masyarakat, ke depan akan banyak insiatif program yang sedang direncanakan,” jelas Fahmi.(tyas/priyanto)








