• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Kamis, 26 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Komisi B Gali Informasi Program Pertanian ke Kementan

04/10/2019
in BERITA, KOMISI B
Komisi B Gali Informasi Program Pertanian ke Kementan

TERIMA CENDERA MATA. Kepala Biro Pemrograman Kementan Abdul Basit menerima cendera mata dari Ketua Komisi B DPRD Jateng Sumanto, Jumat (4/10/2019).(Foto: Rahmat YW)

JAKARTA – Untuk mengetahui program-program dari Kementerian Pertanian yang ditujukan untuk Jawa Tengah, Komisi B DPRD Jateng pada Jumat (4/10/2019), mengunjungi Kantor Kementerian Pertanian di Jakarta. Kunjungan komisi yang membidangi pertanian itu salah satu upaya untuk sinkronisasi program di bidang pertanian antara pusat dan provinsi.

Ketua Komisi B Sumanto (kiri) dan Kepala Biro Pemrograman Kementerian Pertanian RI, Abdul Basit.(foto rahmat yw)

Ketua Komisi B Sumanto mengatakan, dari tahun ke tahun ada kecenderungan menurunnya potensi anggaran di bidang pertanian. Diakuinya urusan pertanian belum menjadi prioritas utama.
Semestinya semakin sejahtera petani, maka yang lain pasti ikut sejahtera.

“Kami ke sini untuk mengetahui program-program apa saja dari kementerian pertanian untuk Jawa Tengah. Saya melihat urusan anggaran pertanian masih menjadi urusan pilihan belum menjadi urusan wajib sehingga cenderung (anggaran) makin turun,” ungkap legislator PDIP dari daerah pemilihan Jateng IV itu.

Komisi B melakukan pertemuan dengan kementerian Pertanian RI.
(foto:rahmat yw)

Masih mengenai kebijakan, anggota Komisi B Syarif Abdillah menyoroti konsistensi dari program-program yang dijalankan. Karena inkonsisitennya program itu menjadikan pertanian kurang menarik untuk digeluti, terutama bagi generasi muda dan milenial.

“Pertanian merupakan persoalan sistemik, dari dulu hingga sekarang masih sama masalahnya, meski sudah ada blue print pembangunan di bidang pertanian, namun tanpa konsistensi dalam menjalankan programnya maka tidak akan menarik pertanian itu, tidak bisa subtansif,” keluh legislator PKB dari daerah pemilihan Jateng XI.

Berbeda dengan pertanyaan sebelumnya, Anggota Komisi B asal daerah pemilihan Jateng VII Kadarwati menanyakan perihal ketersediaan bantuan bibit untuk petani di daerah rawan bencana. Jawa Tengah merupakan salah satu daerah rawan bencana di Indonesia. Turut disinggung pula kebijakan impor komoditas pertanian, legislator perempuan PDIP itu mendesak agar lebih berpihak terhadap petani, karena kalau tidak dibatasi petani akan sangat tertekan.

Menjawab sejumlah pertanyaan dari Komisi B, Kepala Biro Pemrograman Kementerian Pertanian RI, Abdul Basit mengatakan, pihak kementerian telah merencanakan program sekaligus anggaran baik yang dilaksanakan oleh pusat maupun daerah. Program yang bisa dilaksanakan oleh daerah telah tersedia melalui dana dekonsentrasi, dana pembantuan yang berasal dari APBN melalui kementan dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditransfer ke daerah.

Mengenai usulan-usulan dari daerah , Basit menegaskan masih sangat terbuka, terutama dalam sekala prioritas seperti embung , irigasi dan sebagainya, namun semua proposal harus melalui e-proposal.

“Untuk usulan program, terutama yang prioritas seperi embung, irigasi dan sebagainya masih sangat terbuka, namun pemerintah daerah harus mengajukannya secara online melalui e-proposal, karena kami tidak terima yang berupa cetak atau kertas,” ujarnya.

Soal impor, pihaknya mengakui masih adanya pemaksaan impor untuk beberapa komoditas, padahal kadang tidak perlu. Dia mencontohkan komoditas pangan berupa beras, saat ini diklaim sudah swasembada beras atas upaya membuat kebijakan membeli gabah langsung dari petani terutama pada saat panen raya, alhasil saat ini sudah surplus gabah, terbukti ketika sidak gudang bulog hampir semua penuh terisi gabah petani. Namun ditengah perjalanan ada saja pihak yang memaksa untuk melakukan impor beras, padahal ketika tidak dilakukan tidak ada pengaruhnya sama sekali.(rahmat/priyanto)

Previous Post

Pengelolaan Sungai Brantas Jadi Acuan Komisi D

Next Post

Komisi A Konsultasikan Perekrutan KPID ke Pusat

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran
BERITA

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran

25/02/2026
Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen
BERITA

Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen

25/02/2026
Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
BERITA

Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

25/02/2026
BPR BKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng
BERITA

BPR BKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng

24/02/2026
Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai

24/02/2026
Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi
BERITA

Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi

24/02/2026
Next Post
Komisi A Konsultasikan Perekrutan KPID ke Pusat

Komisi A Konsultasikan Perekrutan KPID ke Pusat

Dewan Ingin Badan Penghubung Angkat Muatan Lokal

Dewan Ingin Badan Penghubung Angkat Muatan Lokal

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah