• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Senin, 23 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Taman Pintar Jadi Pembanding Pengembangan PRPP

13/02/2020
in BERITA, KOMISI C
Taman Pintar Jadi Pembanding Pengembangan PRPP

TUKAR CENDERA MATA. Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro memberikan cendera mata Gunungan kepada Kepala Bagian Pengelola Taman Pintar Ifa Rosdiana.(Foto: Sunu AP)

YOGYAKARTA – Komisi C DPRD Jateng studi banding ke Taman Pintar milik Pemkot Yogyakarta. Mereka berkunjung ke kompleks Yogyakarta Sains Centre guna pengayaan materi dalam penyusunan Raperda usul prakarsa tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum menjadi PT PRPP (Perseroda), Kamis (13/2/2020).

Pertemuan Komisi C dengan pengelola Taman Pintar Kota Yogyakarta

Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro menjelaskan, Taman Pintar atau Yogyakarta Sains Centre sekarang ini telah menjadi ikon Kota Yogyakarta. Siswa sekolah yang akan berkunjung ke Provinsi Yogyakarta selalu menempatkan Taman Pintar sebagai salah satu tempat jujugan mereka. Karena itulah, menjadi pilihan tepat Taman Pintar menjadi rujukan untuk pengembangan Jateng Sains Centre di PRPP.

Komisi C bisa bertukar data dan informasi, terutama menyangkut sejarah berdiri, kelembagaan, penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PKK BULD) di Taman Pintar serta strategi pengembangannya.

Lebih lanjut legislator Partai Gerindra itu mengemukakan, konsep pengembangan Taman Pintar juga berbeda dengan sains centre di kota-kota lain, juga di PRPP, termasuk strategi pengembangannya sampai saat ini. Yakni ada penyesuaian dengan citra Yogyakarta sebagai kota kebudayaan.

“Saya kira itu semua penting untuk bertukar pikiran dan menarik karena Taman Pintar sekarang ini merupakan Bagian dari Organisai Pemerintah Daerah (OPD), yakni Dinas Pariwisata,” ujarnya.

Kepala Pengelola Taman Pintar Ifa Rosdiana

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Pengelola Taman Pintar Ifa Rosdiana menjelaskan, Taman Pintar memang didirikan untuk pembelajaran sains bagi siswa yang mendukung kurikulum pendidikan dan memotivasi siswa serta generasi muda untuk mencintai ilmu sains. Didesain sebagai tempat wisata yang dapat dinikmati semua golongan anak-anak, sehingga menjadi semacam laboratorium dengan kemasan rekreasi yang menyenangkan.

“Misinya memang menumbuhkan minat anak-anak dan generasi muda terhadap sains melalui rekreasi (imaginasi-percobaan-permainan),” simpulnya.

Taman Pintar mulai dibangun pada 2004 di atas lahan 1,2 hektare. Secara bertahap diresmikan hingga terakhir oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 16 Desember 2008. Kelembagaannya pertama masih sebagai unit pelaksana teknis (UPT) Dinas Pendidkkan Kota Yogyakarta. Selanjutnya pada 2017 masuk sebagai salah Bagian Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Dengan demikian secara struktural kepala pengelola Taman Pintar adalah Kepala Bagian Pengelola Taman Pintar Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.

“Kalau penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PKK BULD) sejak 2007,” tambah Ifa.

Saat ini Taman Pintar dikelola oleh 152 orang dengan tujuh orang di antaranya PNS. Tingkat kunjungan sejak empat tahun terakhir tembus di atas 1 juta orang. Ifa menjelaskan, dengan PKK BULD Taman Pintar dituntut mampu melayani dan memotivasi masyarakat mencintai sains (ilmu pengetahuan) sekaligus mampu mencari uang untuk membiayai kegiatannya. Salah satu strateginya adalah kerja sama, seperti dengan BMKG untuk membangun zona senilai Rp 1,8 miliar.

“Kami bisa bangun zona BMKG tapi tidak keluar uang dan aset kita bertambah. Saat ini aset Taman Pintar bernilai Rp 50 miliar lebih, tidak termasuk lahan,” tuturnya.

Diakui Ifa, konsep pengembangan Taman Pintar memang agak berbeda dengan Sains Centre di kota lain, seperti Jateng dan Jabar yang melulu ilmu sains. Kalau di Yogyakarta pengembangannya di cluster dan per zona serta disesuaikan dengan kota budaya.

“Makanya ada zona Indonesiaku, zona memorabilia, bahkan sejak pintu masuk ada zona tapak Presiden RI, mulai Pak Harto (HM Soeharto) hingga Pak Jokowi (Presiden). Jadi tidak melulu sains melainkan ada kebudayaannya,” simpulnya.(sunu/priyanto)

Previous Post

Jogja Jadi Percontohan Ekonomi Kreatif

Next Post

Pahami Dana Cadangan Pilkada ke KPU Banten

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah
BERITA

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah

20/02/2026
Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng
BERITA

Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng

20/02/2026
Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD
BERITA

Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD

07/02/2026
Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 
BERITA

Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 

06/02/2026
Perlu Upaya Inovatif dalam Penanganan Masalah Sosial
BERITA

Perlu Upaya Inovatif dalam Penanganan Masalah Sosial

06/02/2026
Pentingnya Museum Jadi Destinasi Wajib Wisata Edukasi 
BERITA

Pentingnya Museum Jadi Destinasi Wajib Wisata Edukasi 

06/02/2026
Next Post
Pahami Dana Cadangan Pilkada ke KPU Banten

Pahami Dana Cadangan Pilkada ke KPU Banten

Dewan: Pembangunan Harus Perhatikan Lingkungan

Dewan: Pembangunan Harus Perhatikan Lingkungan

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah