• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Senin, 23 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Saatnya Optimalkan BUMD Demi Peningkatan PAD

21/05/2025
in BERITA, KOMISI C
Saatnya Optimalkan BUMD Demi Peningkatan PAD

JAKARTA – Peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bisa menjadi salah satu cara untuk mengoptimalkan Pendapat Asli Daerah (PAD).

Hal itu yang menjadi fokus Komisi C DPRD Jateng saat melakukan studi banding ke DPRD Prov. DKI Jakarta pada Rabu (21/5/2025).

Menurut Ketua Komisi C Bambang Baharudin Hariyanto, Jawa Tengah memiliki 41 BUMD dengan mayoritas yakni 33 unit bergerak di sektor perbankan. Dengan banyaknya perusahaan tersebut diharapkan pengelolaan BUMD menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

Pada 2024, Jawa Tengah masih mengandalkan pajak kendaraan bermotor (PKB) sebagai sumber pendapatan utama. Dimana deviden atau bagi hasil BUMD Jateng sebesar Rp 600 miliar.

“Memang Jateng masih mengandalkan PKB tahun 2024 sebesar Rp 14 triliun. Deviden paling besar masih di dominasi oleh sektor perbankan yakni PT Bank Jateng,” jelasnya.

Taufik Zulkifli Anggota Komisi B DPRD Prov. DKI Jakarta mengatakan bahwa jumlah BUMD di DKI Jakarta tidak sebanyak di Jateng. Sekarang ini tercatat berjumlah 23 perusahaan dimana 13 BUMD sahamnya sudah diatas 50%. Adapun angka deviden BUMD cukup besar yakni mencapai Rp 900 miliar per tahunnya. Akan tetapi menurutnya masih ada kendala yang dihadapi sehingga pembangunan belum optimal.

“Jika kita melihat BUMD ini terlalu berat di tugas pembangunan, seperti Jakarta Propertindo yang menangani Jakarta International Stadium (JIS), Field Drome dan MRT. Satu BUMD mengerjakan beberapa proyek yang menyebabkan pembangunan kurang optimal,” terang Sekretaris Fraksi PKS itu.

Direktur PT. Jateng Petro Energi (JPEN) Dwi Budi Sulistiana mengatakan bahwa perlu adanya sinergi dan kolaborasi antara BUMD DKI dan Jawa Tengah. Menurutnya, DKI Jakarta belum memiliki holding BUMD yang bergerak di bidang migas (minyak dan gas) sehingga dengan terjalinnya sinergi antara Jateng dan DKI Jakarta mampu menambah penghasilan PAD di kedua provinsi tersebut.

Sebagai informasi, dalam studi banding ini Komisi C di dampingi OPD terkait seperti Biro Ekonomi, Bapenda dan BUMD PT. Jateng Petro Energi

Tags: komisi c
Previous Post

Komisi D Tertarik Pengembangan Bus Listrik Trans Jogja

Next Post

Pengelolaan Arsip Harus Jawab Tantangan Zaman

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah
BERITA

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah

20/02/2026
Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng
BERITA

Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng

20/02/2026
Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD
BERITA

Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD

07/02/2026
Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 
BERITA

Standarisasi Jalan Provinsi Harus Optimal & Bermanfaat Nyata bagi Masyarakat 

06/02/2026
Perlu Upaya Inovatif dalam Penanganan Masalah Sosial
BERITA

Perlu Upaya Inovatif dalam Penanganan Masalah Sosial

06/02/2026
Pentingnya Museum Jadi Destinasi Wajib Wisata Edukasi 
BERITA

Pentingnya Museum Jadi Destinasi Wajib Wisata Edukasi 

06/02/2026
Next Post
Pengelolaan Arsip Harus Jawab Tantangan Zaman

Pengelolaan Arsip Harus Jawab Tantangan Zaman

Komisi E Sepakat Daerah Miskin Bukan Berarti Masyarakatnya Miskin

Komisi E Sepakat Daerah Miskin Bukan Berarti Masyarakatnya Miskin

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah