SOSIALISASI NON-PERDA: Jaga Terus Harmonisasi Meski Beda Pilihan  

IMG

SOSIALISASI NON-PERDA: Ketua DPD KNPI Kabupaten Semarang Bagus Suryokusomo bersama Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak di Balai Kelurahan Sidorejo Lor, Kota Salatiga.(foto: dyana sulist)

SALATIGA – Menjaga iklim sejuk pada tahun politik sangatlah penting. Beda pilihan bukan berarti harus mencederai nilai persatuan dan kesatuan. Hal ini ditekankan Ketua DPD KNPI Kabupaten Semarang Bagus Suryokusomo saat mengisi acara Sosialisasi Non-Perda milik Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto di Balai Kelurahan Sidorejo Lor, Kota Salatiga, Kamis (1/12/2022).

Bagus menyatakan, tema yang diambil pada sosialisasi ini menjadi sangat penting supaya kehidupan bermasyarakat tetap berjalan harmonis meski pilihan harus berbeda.

“Saling menghormati, menghargai, tentu tatanan sejuk, gayeng. Mau pilih A, B, C atau warna apa, monggo pilihan individu masing-masing. Terpenting tetap jaga persatuan dan kesatuan,” ucapnya.   

Bagus juga menekankan, jangan pula mengangkat isu-isu sensitif terutama terkait suku, agama, ras, antargolongan (SARA). Terlebih untuk mendiskreditkan pilihan lain, tentu sangat mudah untuk menyulut perpecahaan. Karena itulah yang perlu dilakukan sekarang ini adalah membangun sikap toleransi, kebersamaan.

“Banyak yang mengatakan bahwa tahun ini politik akan panas. Saya katakan tidak, ini tahun politik yang sangat romantis,’’ jelas Bagus.

Menambahkan, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak berharap Pemilu 2024 nant jangan menjadikan Kota Salatiga panas. “Sesuai dengan tema acara ini harus sejuk, dan yang dimaksud secara sejuk adalah sejuk secara internal. Bagaimana di dalam kita sejuk, dan yang paling penting bisa membuat keadaan saling percaya satu sama lain,” ungkapnya.(dyana/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).