• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Jateng Didorong Perbanyak Desa Ramah Perempuan & Anak

04/11/2024
in BERITA, KOMISI E
Jateng Didorong Perbanyak Desa Ramah Perempuan & Anak

FOTO BERSAMA : Jajaran Komisi E berfoto bersama dengan DPPKBP3A Kabupaten Cirebon.(foto: teguh prasetyo)

KABUPATEN CIREBON – Tahun 2022 Kabupaten Cirebon ditunjuk oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menjadi pilot project pelaksanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Dua desa yang ditunjuk yakn Desa Babakan Gebang di Kecamatan Babakan dan Desa Purbawinangun, Kecamatan Plumbon.

Hingga 2024 ini, dari dua desa tersebut secara swadaya telah bertambah menjadi 14 DRPPA. Hal tersebut yang menarik perhatian Komisi E DPRD Jateng untuk berkunjung dan mendalami mengenai skema pemberdayaan perempuan melalui desa. 

Dalam keterangannya, Ketua Komisi E dr Messy Widiastuti menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Cirebon. Sampai sekarang ini kedua desa tersebut sudah berkembang secara swadaya. Dengan demikian membuktikan masyarakat di kedua desa tersebut aktif serta peduli pada perempuan dan anak. Sementara di Jawa Tengah sendiri juga telah memulai tahun 2021 tetapi belum berkembang.

“Dan kita tadi dijelaskan oleh Bu Sekdis kita sudah dibentuk tahun 2021 tetapi belum banyak, hanya sosialisasi saja. Sedangkan di sini sudah bagus melembaga dan banyak kegiatan untuk membantu perempuan dan anak,” ungkap Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu.

Dia menambahkan, pihaknya akan mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah untuk bisa menindaklanjuti bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat agar juga berkembang seperti halnya Kabupaten Cirebon. 

“Dengan segala anggaran yang ada bisa dimasukan dalam kegiatan ini, sehingga bisa berkembang. Karena perlindungan perempuan dan anak itu termasuk suatu underan kegiatan yang ada di seluruh kegiatan mengenai stanting dan sebagainya. Jadi perlu kita kembangkan,” tandasnya.

Pada sambutannya Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni menyampaikan, pada saat launching pertama DRPPA di Indramayu pada 18 Oktober 2022  bersama Menteri PPPA, pihaknya bersama dengan Bupati dan Camat berkomitmen untuk menumbuhkan desa ramah perempuan dan anak. 

“Tahun 2022 launching sampai saat ini 2024 baru 14 desa yang sudah menginisiasi. Dari 2 desa DRPPA ini memang pilot projek dari kementrian ppa. Tentunya desa DRPPA ini banyak sekali manfaatnya.” Ungkapnya. 

Dia menambahkan, selain program DRPPA di Kabupaten Cirebon juga ada program Sekolah Perempuan Menggapai Cita-cita (Sekoper Cinta) yang diinisiasi oleh Atalia Praratya selaku Ketua PKK Provinsi Jawa Barat. Setelah itu berubah menjadi Sekolah Perempuan Jawa Barat. 

“Kabupaten Cirebon dari jumlah penduduk kurang lebih 2.360.000 jiwa, kurang lebih 160.000 jiwa adalah sebagai kepala keluarga perempuan. Dari 160.000 itu kami melakukan inovasi tanpa ada biaya dari APBD 2 ataupun yang lainnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Tahun 2023 ada 100 desa yang telah diberikan program Sekoper Cinta. Kemudian tahun 2024 ada 93 desa, sehingga totalnya sudah 193 desa. Selanjutnya desa yang belum tersentuh akan didorong di tahun mendatang. 

“Para perempuan ini harus bisa mandiri, harus diberdayakan karena ada 160.000 jiwa perempuan yang memang harus kita openi. Mungkin memang karena tahun 2023-2024 kita masih belum maksimal, mudah-mudahan tahub 2025-2026 kita sudah tidak ada kendala lagi,” ungkapnya.(teguh/priyato)

Previous Post

Digitalisasi & Keamanan Arsip Jadi Tuntutan Zaman

Next Post

Museum Juga Bisa Jadi Daya Tarik Pariwisata

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Pentingnya Pengelolaan Jalan yang Lebih Terstandar & Berkelanjutan
BERITA

Pentingnya Pengelolaan Jalan yang Lebih Terstandar & Berkelanjutan

12/03/2026
ASPIRASI JATENG : Operasi Pasar Didorong untuk Antisipasi Lonjakan Harga
BERITA

ASPIRASI JATENG : Operasi Pasar Didorong untuk Antisipasi Lonjakan Harga

10/03/2026
Ditinjau, SMK Negeri Jateng di Purbalingga
BERITA

Ditinjau, SMK Negeri Jateng di Purbalingga

10/03/2026
Dipantau, Kesiapan Tol Yogyakarta-Bawen untuk Arus Mudik 2026
BERITA

Dipantau, Kesiapan Tol Yogyakarta-Bawen untuk Arus Mudik 2026

10/03/2026
Pantau Harga Pangan di Pekalongan, Cabai Tembus Rp 120 Ribu
BERITA

Pantau Harga Pangan di Pekalongan, Cabai Tembus Rp 120 Ribu

09/03/2026
Komisi A & Bupati Tegal Bicara Layanan Publik
BERITA

Komisi A & Bupati Tegal Bicara Layanan Publik

09/03/2026
Next Post
Museum Juga Bisa Jadi Daya Tarik Pariwisata

Museum Juga Bisa Jadi Daya Tarik Pariwisata

Memiliki Jaringan, Peran BPR BKK Strategis dalam Pembiayaan Usaha

Memiliki Jaringan, Peran BPR BKK Strategis dalam Pembiayaan Usaha

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah